Parah KPK Dalami Duit Korupsi Bansos Covid, Buat Bayar Hotma Sitompul dan Cita Citata. Besaran nominalnya adalah Rp3 miliar.

  • Whatsapp
Gedung KPK. ©blogspot.com

HUKUM, KABARNUSANTARA.IDDiduga Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19, Adi Wahyono bersaksi ada uang yang diduga dari hasil bantuan sosial Covid-19 ke Pengacara Hotma Sitompul. Besaran nominalnya adalah Rp3 miliar.

Menurut Adi, uang itu diberikan kepada Hotma atas perintah mantan Mensos Juliari Batubara. Menurut dia, uang sebesar Rp3 miliar tersebut adalah ongkos jasa Hotma selaku pengacara pihak Kemensos untuk beberapa kasus hukum.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Bukan Seorang Wanita Tapi memiliki Kelainan Hipospadia Mantan Pevoli Putri Nasinonal Aprilia Manganang

Dilansir dari merdeka.com. “Waktu itu ada kasus di Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, ada kasus anak yang di Pengadilan Tangerang, saya dipanggil Pak Menteri untuk membayar pengacara,” kata Adi dalam sidang yang lanjutan kasus terkait di Pengadilan Tipikor, Jakarta, senin (8/3).

Selain Hotma, nama pedangdut Cita Citata juga ikut terseret. Hal itu terungkap dari salinan BAP yang dipegang jaksa saat bawahan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara bernama Matheus Joko Santoso dihadirkan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Baca Juga : Sebab YBLHI Kritik Soal VP Sulitkan Masyarakat

“Pembayaran artis (Cita Citata) untuk kegiatan rapat Labuhan bajo Rp150 juta,” kata Joko merinci dugaan aliran uang tersebut dalam sidang yang sama kemarin.

Mengonfirmasi hal tersebut, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengaku, kesaksian dihadirkan dalam sidang kemarin akan ditindaklanjuti dan diperiksa kebenarannya.

“Berikutnya hal itu akan dilakukan analisa lebih lanjut dalam surat tuntutan,” kata Ali melalui pesan tertulis, Selasa (9/3).

Ali pun mengajak peran serta masyarakat untuk aktif memantau segala informasi yang terkuak dalam jalannya sidang. “Kami mengajak masyarakat dapat terus mengikuti dan mengawasi persidangan yang terbuka untuk umum ini,” katanya.

Pos terkait