Kapolres Garut Silaturahmi Ke PDI-P, Nyatakan Situasi Terkendali

  • Whatsapp
Kapolres Garut, Jawa Barat, AKBP Rohman Yongky Dilatha, bersilaturhami ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Rabu (5/6/2024).

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Kondusifitas lingkungan bisa tercipta dengan memelihara silaturahmi dengan berbagai pihak.

Kapolres Garut, Jawa Barat, AKBP Rohman Yongky Dilatha, S. IK, M. SI, menyatakan situasi aman terkendali jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Garut Nopember 2024.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikannya saat melaksanakan silaturahmi ke Kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan Merdeka Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, , Rabu 05 Juni 2024

“Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi terkendali ya, dan harapannya ke depan situasi Garut tetap kondusif tentunya dalam menjaga kondusifitas ini kami mengajak kepada seluruh masyarakat dan stakeholders terkait untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Garut ini, ” katanya.

Kapolres mengaku, sejauh ini belum ada persiapan khusus terkait Pilkada.

“Belum ada persiapan, tentunya kami mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU dan kami sesuai dengan jadwal dan juga dari tahapan-tahapan ini sudah kita rencanakan dalam rangka mengawal pengamanannya. Khususnya pengamanan dalam rangka Pilkada kedepannya ini, “ucapnya.

ke partai lain juga dong kita semua kita tidak hanya partai politik kan saya bilang tadi tokoh masyarakat contoh agama tokoh pemuda termasuk komunitas jadi tidak ada agenda khusus kami ingin menjalin silaturahmi kepada seluruh masyarakat

Terkait kegiatan silaturahmi, Rohman Yongky ingin terus menjalin hubungan tali silaturahmi kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di Kabupaten Garut.

“Jadi dalam rangka silaturahmi ini semoga kedepan kita bisa sama-sama merajut hubungan dari silaturahmi dalam rangka memelihara keamanan ketertiban di masyarakat,” katanya.

Ia berharap, di Kabupaten Garut ini bisa tercipta Garut yang aman kondusif, sejahtera kaitan dengan agenda politik sendiri, katanya , ada kaitan silaturahmi kepada para tokoh seperti Ketua DPC PDI Perjuangan , Yudha Puja Turnawan yang kebetulan yang bersangkutan merupakan tokoh masyarakat yang juga berkecimpung di bidang politik.

Ketua DPC PDIP Garut, Yudha Puja Turnawan, menyambut baik kunjungan silaturahmi yang dilakukan Kapolres Garut tersebut.

“Dari penyelenggaraan Pilkada serentak nanti, tentunya kami sebagai aktor politik memilih komitmen agar menjaga kualitas demokrasi makin baik. Salah satunya yaitu tadi Pak Kapolres datang membangun komunikasi dan kita mengapresiasi setinggi tingginya karena beliau berkenan mendatangi kantor partai untuk berbicara bahwa kondusifitas keamanan, ketertiban dan kelancaran dari penyelenggara Pemilu nanti menjadi tanggung jawab bersama, “katanya.

Yudha menyebutkan, pihaknya akan menjalin komunikasi dalam konteks silaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat, khususnya dengan tokoh partai untuk menjalin komunikasi politik sebagai penjajakan koalisi.

Terkait persiapan Pilkada, Yudha mengungkapkan, pihaknya masih menunggu perkembangan, sebab partai partai lain yang disebutkan sudah melakukan koalisi besar sebetulnya masih belum fix segalanya masih bisa cair.

“Saya melihat semua masih wait and see. Saya sendiri hari ini akan bertemu dengan dua pemimpin partai yaitu Demokrat dan PPP. Mereka yang sudah mendeklarasikan sebagai calon bupati dan wakil bupati juga sya melihatnya masih wait and see juga. Dan saya mendapatkan arahan dari DPP untuk melakukan komunikasi seluas luasnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kalau dirinya ditugaskan oleh partai untuk mencari teman koalisi.

“Kalau saya maunya koalisi di Pulkada Garut sama dengan Pemilihan Gubernur supaya tidak pusing, ” tegasnya.

Yudha juga mengungkapkan, bahwa hasil rapat di DPP 02 Juni lalu yang dihadiri oleh 24 DPC PDIP Jawa Barat, dirinya diusung oleh partai untuk maju di Pilkada Garut.

“Pada waktu itu sudah mengerucut kepada saya, karena dari 6 pendaftar tidak ada yang serius. Tapi kan apakah saya maju atau tidak, itu tergantung apakah dapat teman koalisi atau tidak. Jadi segalanya masih sangat cair dan terbuka,” pungkasnya.

Ia menyebutkan, untuk kemungkinan koalisi masih sangat terbuma karena pendaftaran calon itu mulai 27 Agustus 2024. (*)

Pos terkait