WWW.KABARNUSANTARA.ID

Satu Informasi Untuk Nusantara

Bulan Ramadhan Sampah di Garut Meningkat Lebih 50 Persen

1 min read

Kondisi terakhir jalan menuju lokasi TPA Pasirbajing di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut (Foto: Jay/Kabar Nusantara)

GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Asep Suparman, mengatakan, volume sampah di bulan Ramadhan 2019 ini meningkat lebih dari 50 persen.

” Sampah di bulan Ramadhan ini jauh dari perkiraan, kita perkirakan peningkatannya 30 persen, ternyata lebih dari 50 persen. Biasanya setiap hari itu kita angkut antara 150 ton sampai 200 ton, tapi selama Ramadhan bisa sampai 300 ton,” ungkapnya.

Baca juga:

Pelaku Begal Ojek Online di Bayongbong, Dibekuk di Alun-alun Bandung

Kaitan dengan keterlambatan pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke tempat pembuang akhir (TPA) Pasirbajing, Asep mengatakan, itu dikarenakan kurangnya kendaraan angkut, serta akses jalan ke lokasi TPA yang rusak di musim penghujan.

Namun, lanjutnya, kondisi jalan di TPA Pasirbajing kini sudah lebih baik dibanding awal Ramadhan lalu.

“Alhamdulillah setelah kita sewa dua alat berat, termasuk dumtruk, jalannya sudah bisa dilalui dengan normal,” imbuhnya.

Menurut Asep, untuk kekurangan kendaraan, pihaknya mengatasinya dengan berbagai cara, di antaranya dengan menambah jumlah rit kendaraan yang ada.

Baca juga:

Indonesia di Urutan Kedua, Inilah 10 Negara Asia dengan Durasi Puasa Terpendek

“Misalnya yang biasanya kendaraan itu hanya mengangkut dua rit per hari, sekarang bisa sampai empat rit. Kita sudah mengusulkan pengadaan, tapi sampai sekarang belum realisasi,” tuturnya.

Disebutkan Asep, kendaraan operasional untuk pengangkutan sampah di dinasnya terdiri dari 37 unit truk, dengan 50 pengemudi, dan 1 unit alat berar eskapator.

“Truk mah 37 ngan ririwit sawareh (sebagian sering mogok), kita mengajukan lagi 20 unit, tapi yang akan realisasi hanya 10 unit,” jelasnya.

Reporter : Jay
Editor : Mustika

Tinggalkan Balasan