WWW.KABARNUSANTARA.ID

Satu Informasi Untuk Nusantara

Tiga Oknum Wartawan Pemeras Kepala Desa Di Garut Ringkus Polisi

2 min read

Ketiga Pelaku Penipuaan Setelah Di Amankan Pihak Polres Garut

KABAR NUSANTA – Kepolisian Resor (Polres) Garut berhasil meringkus tiga orang wartawan gadungan berinisial T, B, dan M, ketiga orang ini diketahui melakukan tindakan pemerasan, Ketiga pelaku pemerasan tersebut, mengaku sebagai wartawan dari Media Sidik. Ketiganya ditangkap anggota Polres Garut setelah melakukan pemerasan kepada Kepala Desa di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Tiga oknum wartawan tersebut melakukan pemerasan Kepada Kepala Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu Garut. Hal itu diungkapkan Kapolres Garut, Budi Satria Wiguna saat Ekspos di Mapolres Garut Jumat (12/01/2018). modus operasinya mereka bertiga mengaku dari Kemendes yang akan menyelidiki bantuan Dana Desa.

”Mereka menakt–nakuti kepala Desa dan meminta sejumlah uang, tetapi karena Kepala Desa tidak memiliki uang, akhirnya diberi Rp 1 Juta dan keesokan harinya di kasih Rp.4 Juta, merasa ada Kejanggalan Kepala Desa melaporkan Ke Polisi kemudian kita tangkap,”ungkap Budi.

Sedangkan dari hasil introgasi polisi, sebelum mengaku sebagai Wartawan, ke tiga oknum tersebut mengaku dari kementerian Desa, Tetapi setelah didesak ternyata mereka mengaku wartawan dari Media Sidik Bekasi, hingga saat ini pihak kepolisian terus mendalami informasi dari ketiga oknum tersebut, apabila masih ada Kepala Desa lain yang menjadi korbannya. Namun saat ini baru kepala desa Margalaksana sebagai pelapornya”.

Budi menghimbau kepada siapapun warga Masyarakat agar lebih hati hati lagi, apabila ada yang dirasakan kejanggalan dalam situasi yang terjadi seperti menimpa Kepala Desa Margalaksana segera melaporkan kepada kami, Pihak kepolisian siap merespon laporan 24 Jam.

Budi Menambahakan, KTA, kendaraan roda empat dan uang dijadikan barang bukti ketiga oknum wartawan itu, akibat kelakuannya pelaku terancam pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara, pasal 369 KUHP dengan 4 tahun penjara dan 378 KUHP dengan 4 tahun penjara,” Tutup Kapoilres.
(Evan/red)

Tinggalkan Balasan