Den Badar: Masih Dalam Masa PPKM Musda KNPI Jabar Disarankan Mundur Waktu

  • Whatsapp

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut dinilai berhasil dalam mengendalikan penyebaran virus covid 19, setidaknya hal itu dapat dilihat dari masuknya Kabupaten Garut menjadi level 3 dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Berkenaan dengan hal itu, Dr. Rd. Badar sebagai Ketua Pemuda Ansor Kabupaten Garut, Jawa Barat mengapresiasi upaya yang dilakukan satgas Covid Kabupaten Garut dan pemerintah Kabupaten Garut.

Ia berpendapat, pengendalian penyebaran COVID 19 dan Penerapan PPKM di garut sudah berjalan dengan baik dalam penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan Covid-19.

“Ya setidaknya kita ada pada level 3 kemarin-kemarin, dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, lebih longgar dari pada level 4 seperti Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat,” ujarnya.

Selain itu Ketua Pemuda GP Ansor Kabupaten Garut juga menyarankan agar Satgas Covid 19 dan Pemerintah Kabupaten Garut jangan terlena dengan status PPKM Level 3 berdasarkan Inmendagri 34 tahun 2021. Walaupun begitu ia juga menyarankan dan berharap agar pemerintah Kabupaten Garut tidak terlena dengan status level 3 PPKM Garut.

“Pemerintah Kabupaten Garut khususnya satuan tugas beserta seluruh masyarakat jangan terlena dengan kondisi ini, kita tetap harus patuhi protkol kesehatan, khususnya arahan-arahan dari pemerintah pusat tentang Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat, juga harus memperluas jangkauan pelaksanaan vaksinasi untuk capai hard immunity,” harapnya.

Bahkan dengan akan dilaksanakannya Musyawarah Daerah DPD KNPI Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Kabupaten Garut tanggal 25 Agustus 2021 ini menjadi kebanggaan tersendiri dan harus di dukung oleh semua pihak. “Baguslah, sebagai salah satu pemuda Kabupaten Garut, kita bangga bisa jadi tuan rumah, kita akan sama-sama sukseskan kegiatan tersebut, apalagi Ansor juga kan salah satu OKP yang masuk di KNPI,” ujarnya.

Namun yang perlu dicatat perihal jadwal pelaksanaan pada tanggal 25 agustus 2021, harus dipastikan jika PPKM di Garut setelah tgl 23 ini tidak diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.

” Hasilnya kan belum jelas masuk level berapa, apalagi pelaksanaan MUSDA tentu akan menghadirkan banyak orang dari berbagai daerah di Propinsi Jawa Barat, itu malah bisa jadi ancaman Kesehatan bagi masyarakat Garut. Kalau saya sih menyarankan kegiatan diundur, sekitar satu atau dua minggu, kita lihat perkembangan hasil pengendalian penyebaran Covid 19. Kalau tetap dilaksanakan pada tanggal 25 itu sih sama saja dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut bila mengizinkan digelar Musda KNPI Jawa Barat mengorbankan masyarakat Garut, begitu juga para pemuda yang akan Musda, jangan korbankan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak panitia MUSDA KNPI Jabar.