WWW.KABARNUSANTARA.ID

Satu Informasi Untuk Nusantara

Pengurus SI Jabar Meminta Masyarakat Terima Presiden Terpilih sebagai Takdir Tuhan

1 min read

H. Maman Suryaman, SIP., Sekretaris DPW Syarikat Islam Jabar. (Foto: E S R/Kabar Nusantara)


GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Terkait Pemilihan Presiden 2019 yang kini dalam tahap penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU), pengurus Syarekat Islam (SI) Jawa Barat meminta agar masyarakat menerima presiden terpilih sebagai takdir dari Tuhan.

“Masyarakat harus legowo menerima siapa pun yang terpilih nanti,” kata H. Maman Suryaman, SIP., Sekretaris DPW Syarikat Islam Jabar ditemui di kediamannya di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (4/5/2019).

Maman menilai, kedua pasangan capres/cawapres yang bertarung di Pemilu 2019 merupakan tokoh terbaik bangsa ini.

Baca juga:

Bikin Trenyuh, Bocah 7 Tahun Asal Cigedug Jualan Baso Keliling Demi Uang Jajan

“Pada dasarnya semua capres dan cawapres yang terjun dalam konstalasi politik kali ini merupakan putra terbaik bangsa, dan hasilnya merupakan kehendak dari Allah SWT,” ungkapnya.

Maman meminta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan pasca-pemilu.

“Keterlibatan umat Islam dalam memilih pemimpin politik itu sangat penting, alhamdulilah warga Jawa Barat saat ini sudah mengerti dalam hal politik. Dalam Islam memilih pemimpin itu wajib, namun pilihannya dikembalikan kepada hati nurani masing-masing,”ujar Maman yang juga menjabat sebagai Humas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) ini.

Menurutnya, pemilu berjalan lancar meskipun terdapat sejumlah aksi protes dari beberapa parpol saat proses rekapitulasi hasil surat suara berlangsung.

Baca juga:

Putus Bebas Terdakwa Perkosaan, Ketua PN Cibinong dan Hakim Dicopot

“Saya merasa penyelenggara sudah bekerja maksimal saat ini. Untuk hasilnya kita percayakan kepada keputusan KPU RI pada tanggal 22 nanti. Saya menghimbau untuk masyarakat di Jawa Barat tetap kondusif dan menahan diri, berdo’a dan bertawakal untuk yang terbaik bagi Indonesia,” ujarnya.

Reporter: E S R
Editor : Mustika

Tinggalkan Balasan