Pohon Tumbang Tewaskan Dua Warga Garut Kota

Sejumlah anggota kepolisian dan anggota TNI mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di Jl. Bratayudha, Garut Kota, Senin (29/4/2019). (Foto: Ihsan/Kabar Nusantara)



GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Dua warga Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, meninggal akibat tertimpa pohon besar di Jl. Bratayudha, depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talun, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Senin (29/4/2019) sekitar pukul 13.00 tadi siang. Sementara satu orang lagi kritis dan menjalani perawatan di RSUD dr. Slamet Garut.

Bacaan Lainnya
banner 300600

Korban tewas adalah Padma (48), tukang ojek dan Ena, warga Kampung Burujul, tetangga Padma. Padma tewas di tempat kejadian, sementara Ena tewas di RSUD dr. Slamet Garut beberapa saat setelah kejadian. Sedangkan korban luka parah bernama Abas, warga Kampung Cipeuteuy, masih Desa Margawati. Kini Abas dirawat di RSUD dr. Slamet.

Baca juga:

Agustus Ada Mutasi Besar-besaran di Pemkab Garut

Menurut keterangan, pohon sebesar perut anak kerbau itu tiba-tiba tumbang dan menimpa tubuh Padma yang sedang mengendarai motor di jalan Bratayudha. Selain tubuh Padma, Ena dan Abas yang berada di lokasi, ikut tertimpa.

Jenazah Padma dan Ena kini telah berada di rumah duka di kampungnya. Menurut rencana, jenazah keduanya akan dimakamkan hari ini juga.

“Padma bekerja sebagai tukang ojek . Ia dikenal warga yang sangat baik dan banyak menolong sesama,” kata Dani, Ketua Karang Taruna Haurpanggung, Tarogong Kidul, yang mengenal korban.

Selain menimpa menewaskan dua warga dan melukai satu korban, pohon tersebut merusakan sepeda motor Padma dan sepeda motor lainnya, juga menimpa sebuah angkot jurusan Cilawu-Terminal Guntur.

Usai tumbang, pohon yang berada tepat di depan TPU itu melintang ke badan jalan sehingga lalu lintas sempat terputus.

“Tak ada angin, tak ada hujan, itu pohon tiba-tiba roboh, untung saya sudah pulang 5 menit sebelum kejadian” ujar Raswati (66), petugas kebersihan TPU Talun, Garut, di lokasi kejadian.

Raswati menduga, pohon tumbang diduga akibat rapuh dimakan usia.

“Sudah tua, banyak lubangnya itu pohon. Mungkin ada sekitar 200 tahun lebih lah umur pohon itu, keluarga ibu kan dari dulu di sini, sudah ada sejak dulu,” ujar Raswati lagi.

Baca juga:

Polsek Samarang Beri Santunan untuk Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia

Sejumlah petugas kepolisian, TNI, dan Pemadam Kebakaran, dibantu warga sekitar, gotong royong mengevakuasi dan membersihkan tumbangan pohon.

Evakuasi pohon tumbang memakan waktu sekitar 2 jam, dan selama itu Jl. Bratayudha terpaksa ditutup.

Reporter: MD/Ihsan
Editor : Mustika

Pos terkait

Tinggalkan Balasan