WWW.KABARNUSANTARA.ID

Satu Informasi Untuk Nusantara

Kurangi Tumpukan Sampah Plastik, KPLH Lentera Bagikan Takjil Berbungkus Daun Pisang

1 min read

Aktivis KPLH Lentera membagikan takjil berbungkus daun pisang kepada warga. (Foto Evan SR/Kabar Nusantara)

GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Organisasi lingkungan hidup yang dikenal dengan nama KPLH Lentera SMA Negeri 6 Garut, menggelar kegiatan bagi-bagi takjil gratis di Pertigaan Kerkof Jl. Merdeka, Kabupaten Garut, Minggu (25/5/2019).

Uniknya, kelompok penggiat lingkungan ini membagikan takjil gratis dengan bungkus menggunakan daun pisang.

Tindakan ini tentu mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengguna jalan.

Baca juga :

Bulan Ramadhan Sampah di Garut Meningkat Lebih 50 Persen

“Penggunaan daun ini sangat baik, terutama di bulan puasa ini kan peningkatan sampah plastik di perkotaan meningkat, ini bisa jadi solusi supaya pencemaran lingkungan akibat plastik berkurang,” ujar Lisnain, warga Garut Kota yang kebetulan lewat di kawasan Kerkof.

Pengunaan daun pisang dalam menu bagi takjil tersebut merupakan kampaign (kampanye) lingkungan para pemuda dari KPLH Lentera agar masyarakat sadar akan bahaya sampah plastik.

Baca juga :

Ini Pesan Ustadz Arifin Ilham yang Kini Jadi Viral

Menurut Rama Januar, pengurus LH Lentera, program berbagi takjil merupakan salah satu kegiatan KPLH Lentera di bulan Ramadhan.

“Dan di setiap kegiatan yang kami laksanakan, salah satunya berbagi takjil ini, selalu disisipkan kampanye lingkungan terhadap masyarakat, karena kami sadar Kabupaten Garut sekarang ini sedang ramai dengan isu sampah,” jelasnya.

KPLH Lentera, lanjut Rama, senantiasa mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik, salah satu caranya dengan menggunakan bungkus daun pisang.

“Peningkatan produksi sampah di bulan Ramadhan akibat penggunan berbagai kemasan berbahan plastik, seperti cup, kantong kresek, ditambah sendok plastik,” ungkapnya.

Pembagian takjil dengan bungkus daun pisan berjalan lancar, apalagi anggota KPLH Lentera SMAN 6 Garut tetap berupaya menjaga ketertiban lalu lintas.

Reporter : Ervan SR
Editor Mustika

Tinggalkan Balasan