Menjelang perayaan Idul Fitri tahun 2026, kabar gembira datang bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejumlah ruas tol baru dipastikan akan dibuka secara fungsional, alias gratis, untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan arteri yang seringkali menjadi momok bagi para pemudik.

Dua ruas tol yang menjadi sorotan adalah Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Seksi Prambanan sampai Purwomartani dan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Bawen-Ambarawa. Kedua ruas ini, meskipun dibuka untuk fungsional, memiliki kondisi yang berbeda-beda, menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan masing-masing ruas dalam melayani para pemudik.

Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Seksi Prambanan-Purwomartani: Masih Berdebu dan Minim Penerangan

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Seksi Prambanan hingga Purwomartani masih belum rampung sepenuhnya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan. Salah satu kekurangan yang paling mencolok adalah belum terpasangnya lampu penerangan jalan. Hal ini tentu menjadi masalah serius, terutama mengingat ruas tol ini akan dioperasikan secara fungsional pada jam-jam tertentu.

Selain minimnya penerangan, kondisi jalan juga masih dalam proses pemantapan. Baru satu jalur yang akan dioperasikan untuk mendukung pelaksanaan mudik Lebaran, sementara jalur sebaliknya masih dalam tahap pembangunan. Bahkan, di beberapa bagian, jalur tersebut masih berupa tanah. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi kecepatan dan kenyamanan berkendara.

Aktivitas pembangunan juga masih berlangsung di sekitar area jalan. Sejumlah alat berat terpantau masih beroperasi, diiringi lalu-lalang truk pengangkut material bangunan. Akibatnya, sejumlah area jalan dilingkupi pasir dan debu yang cukup banyak, yang dapat mengganggu jarak pandang dan kenyamanan para pengemudi.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa pekerjaan pembangunan untuk Seksi 1.2 Klaten-Purwomartani telah mencapai progres 96,44%. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa Prambanan-Purwomartani masih terus dikebut. Setelah penyelesaian tahap akhir, pihaknya akan melakukan penyisiran untuk pembersihan lajur dan memasang rambu-rambu sementara sebagai panduan bagi pengguna jalan.

Mengingat kondisi yang belum sepenuhnya siap, ruas tol ini akan difungsionalkan hanya satu lajur dan hanya untuk arus balik. Jalur juga akan dibuka mulai pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB, mempertimbangkan minimnya penerangan di jalur tersebut. Pembatasan jam operasional ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi para pemudik yang berencana menggunakan ruas tol ini.

Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Bawen-Ambarawa: Lebih Siap, Namun Bergantung Diskresi Kepolisian