KABARNUSANTARA.ID - Memasuki tujuh hari menjelang perayaan Idul Fitri, aktivitas pergerakan pemudik di jalur utama menuju selatan Jawa Barat mulai menunjukkan peningkatan volume yang signifikan. Fokus pengawasan tertuju pada ruas Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, sebagai salah satu gerbang masuk utama.
Pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, tercatat bahwa gelombang kendaraan yang melintasi wilayah Nagreg sudah mulai terbentuk secara konsisten. Data awal menunjukkan bahwa pergerakan ini didominasi oleh kendaraan yang menuju destinasi akhir di wilayah Garut dan Tasikmalaya.
Pemantauan langsung di lokasi oleh tim liputan menunjukkan bahwa meskipun volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas secara keseluruhan masih dapat dikategorikan ramai lancar. Belum ditemukan adanya titik kemacetan parah atau kepadatan yang mengganggu laju kendaraan pemudik.
Hal ini menandakan bahwa fase awal puncak arus mudik mulai terasa, namun manajemen lalu lintas di area tersebut masih efektif menampung lonjakan pergerakan kendaraan. Beberapa petugas dilaporkan telah meningkatkan kewaspadaan jelang beberapa hari ke depan.
Ditemukan pula bahwa mulai terlihatnya kendaraan dengan identitas pelat nomor luar wilayah Bandung Raya yang membawa muatan tambahan. Ini mengindikasikan bahwa banyak pemudik dari daerah perantauan yang kini mulai memasuki Jawa Barat.
Fakta ini diperkuat dengan adanya catatan resmi mengenai jumlah kendaraan yang melintasi titik pantau utama. Sebanyak 16.000 kendaraan telah tercatat bergerak menuju arah Garut dan Tasikmalaya pada periode pemantauan tersebut.
"Sebanyak 16.000 kendaraan tercatat melintas menuju arah Garut dan Tasikmalaya," demikian keterangan yang didapatkan dari pemantauan di lokasi pada Sabtu (14/3/2026).
Sementara itu, observasi di lapangan menegaskan kondisi yang relatif kondusif bagi para pemudik. "Arus lalu lintas masih ramai lancar dan belum terjadi kepadatan," ujar salah seorang petugas lapangan yang enggan disebutkan namanya.
Pergerakan kendaraan yang membawa barang bawaan ekstra ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat telah bersiap penuh untuk merayakan hari kemenangan di kampung halaman masing-masing. Beberapa mobil tampak membawa perlengkapan keluarga yang lengkap.