Jakarta – Bulan Ramadan menjadi momen spesial bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain menjalankan ibadah puasa, masyarakat juga tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Menyadari hal ini, sejumlah operator transportasi umum di Jakarta, seperti LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, dan MRT Jakarta, memberikan kelonggaran bagi penumpang untuk berbuka puasa di dalam kereta atau area stasiun. Kebijakan ini tentu disambut baik oleh masyarakat, karena memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa di tengah mobilitas yang tinggi.

LRT Jabodebek menjadi salah satu moda transportasi yang memberikan perhatian khusus kepada penumpang yang berpuasa. Radhitya Mardika, Manager of Public Relation LRT Jabodebek, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan. Penumpang diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman ringan di dalam kereta saat waktu berbuka tiba, yaitu mulai dari adzan maghrib hingga pukul 19.00 WIB.

"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," ujar Radhitya.

Kelonggaran ini tentu sangat membantu penumpang yang tidak sempat berbuka di rumah atau tempat lain sebelum naik LRT. Dengan adanya izin untuk mengonsumsi makanan ringan, penumpang dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan tanpa merasa lapar atau dehidrasi.

Selain memberikan kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk mengisi botol minum mereka. Dengan demikian, penumpang tidak perlu khawatir kehausan selama perjalanan, terutama saat cuaca sedang panas.

Radhitya juga mengingatkan penumpang untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka puasa di dalam kereta. Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan seluruh penumpang LRT Jabodebek.

Dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal selama bulan Ramadan. Dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama, LRT Jabodebek siap mengantar masyarakat ke berbagai tujuan dengan aman dan nyaman.

KRL Commuter Line juga memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin berbuka puasa di dalam kereta. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menekankan agar pengguna tidak membawa makanan yang terlalu berat jika harus berbuka puasa di dalam kereta.

"Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama," jelas Karina.