KABARNUSANTARA.ID - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi investasi yang berlandaskan prinsip syariah melalui pemanfaatan inovasi digital terkini. Langkah strategis terbaru ini diwujudkan melalui peluncuran mode syariah yang terintegrasi dalam aplikasi IDX Mobile.

Fitur baru ini dirancang khusus untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai informasi terkait pasar modal syariah dengan cara yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Peluncuran mode syariah pada IDX Mobile ini dilaksanakan secara resmi pada hari Senin, 9 Maret 2026, bertempat di Main Hall BEI, Jakarta.

Acara peluncuran tersebut dibuka langsung oleh Pejabat Sementara (Pj.s) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, yang turut menegaskan dedikasi BEI untuk perluasan akses informasi investasi yang transparan serta sangat patuh pada kaidah-kaidah syariah.

Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan tren perkembangan yang sangat positif dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Hal ini terlihat jelas dari peningkatan jumlah saham yang masuk kategori syariah dan pertambahan jumlah investor yang memilih berinvestasi sesuai prinsip-prinsip syariah.

"Per 4 Maret 2026, jumlah saham syariah mencapai 672 saham atau sekitar 70% dari total saham yang tercatat di bursa. Kapitalisasi pasar saham syariah dalam Indeks Saham Syariah Indonesia telah mencapai sekitar 56% dari total kapitalisasi pasar," ujar dia dalam keterangan resmi, ditulis Sabtu (14/3/2026).

Perkembangan positif juga terlihat dari sisi pertumbuhan jumlah investor yang memegang prinsip syariah. Data yang dihimpun dari Anggota Bursa penyedia Sharia Online Trading System (AB-SOTS) menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Pada tahun 2020, tercatat hanya ada sekitar 85.000 investor syariah, namun pada awal tahun 2026 ini, angka tersebut telah berhasil melampaui 219.000 investor.

Jeffrey menilai tren peningkatan ini menandakan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi yang sejalan dengan prinsip syariah semakin menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. Selain itu, posisi Indonesia dalam industri keuangan syariah global juga semakin menguat.

"Pada 2025, pasar modal Indonesia meraih penghargaan Global Islamic Finance Awards (GIFA) Championship Award for Islamic Capital Market yang menempatkan Indonesia sebagai pasar modal syariah terbaik di dunia," jelasnya lebih lanjut.