KABARNUSANTARA.ID - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengambil langkah konkret dalam mendukung para pelaku transportasi darat lokal. Aksi ini berupa penyaluran bantuan finansial sebagai bentuk kompensasi atas terhentinya operasional selama periode libur panjang Idulfitri.
Bantuan tersebut secara khusus ditujukan bagi para pengemudi angkutan umum konvensional, termasuk sopir angkot, hingga kusir delman yang beroperasi di wilayah Kabupaten Garut. Kompensasi ini diberikan sebagai apresiasi atas peran mereka sekaligus mitigasi dampak ekonomi akibat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Salah satu aspek menarik dari penyaluran bantuan ini adalah metode distribusinya yang dilakukan secara nontunai. Hal ini menunjukkan adanya upaya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana bantuan kepada para sopir yang berhak menerimanya.
Penyerahan simbolis bantuan ini dilaksanakan di lokasi yang strategis, yaitu Mako Polres Garut, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan. Momen penting ini diselenggarakan pada hari Sabtu, tepatnya tanggal 14 Maret 2026 siang hari.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tiba di lokasi acara sekitar pukul 12.30 WIB. Kehadiran dua tokoh sentral dari eksekutif ini menegaskan pentingnya dukungan lintas sektoral bagi sektor transportasi mikro.
Setibanya di lokasi, kedua pejabat tinggi tersebut tidak hanya melakukan seremonial penyerahan bantuan saja. Mereka juga menyempatkan waktu untuk berdialog langsung dengan sejumlah kusir delman yang telah menanti kedatangan mereka.
OJK Ambil Tindak Tegas! Ini Mekanisme Baku Penagihan Kredit Macet Menurut Industri Pembiayaan
"Penyerahan secara simbolis kompensasi bagi sopir delman, becak hingga angkutan kota di Garut, dilaksanakan di Mako Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, pada Sabtu, (14/3/2026) siang," demikian keterangan mengenai waktu dan tempat acara, dilansir dari sumber terkait acara tersebut.
Interaksi tatap muka ini menjadi momen penting untuk mendengar langsung aspirasi serta tantangan yang dihadapi oleh para pengemudi transportasi tradisional di tengah perubahan mobilitas masyarakat pasca libur hari raya.
"Dedi datang bersama Dudy sekitar pukul 12.30 WIB," ungkap salah satu staf penyelenggara kegiatan, merujuk pada kedatangan Gubernur Jawa Barat dan Menteri Perhubungan di lokasi acara.