Ade Kaca Ingin Penyaluran Insentif Nakes Tepat Waktu

  • Whatsapp

BANDUNG, KABARNUSANTARA.ID – Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan insentif untuk para tenaga kesehatan penanganan sebesar 34 persen. Sementara itu di Jawa Barat sendiri jumlah nakes penerima insentif mencapai 41.000 lebih.

Hal tersebut membuat anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Kaca tidak bereaksi dan menjelaskan jika hal tersebut sesuai fakta dilapangan permasalahan mengenai insentif banyak dikeluhkan oleh para tenaga kesehatan.

Bacaan Lainnya

Ade berpendapat, dengan resiko yang diemban oleh para Nakes yang besar maka, langkah mempercepat pembayaran insentif harus menjadi prioritas di masa pandemi Covid-19 saat ini, jangan dibuat lambat.

“Yang saya tahu,  di Kabupaten Garut ini menjadi persoalan yang barangkali perlu ada upaya perbaikan dari leading sektor dalam hal ini mungkin dinas kesehatan provinsi Jawa Barat agar para nakes ini betul-betul mendapatkan perhatian dari sisi hak nya,”ujar Ade kepada media belum lama ini.

Selain itu ia juga berharap, bahwa permasalahan terkait penyaluran insentif bagi nakes yang mengalami keterlambatan tidak terulang kembali.

“Mereka ini sudah bekerja dengan segala pengorbanannya, maka hak nya harus diberikan, uangnya kan ada kenapa harus jadi lambat, maka dari itu saya mendorong kepada dinas kesehatan agar memperhatikan ini jangan sampai terulang lagi” tukasnya.