KABARNUSANTARA.ID - Arus mudik di wilayah Jawa Barat mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan pada pertengahan Maret 2026 ini. Kawasan Limbangan, Kabupaten Garut, menjadi salah satu titik utama yang mengalami kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi sejak pagi hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 08.59 WIB, antrean kendaraan mulai terlihat memanjang di sepanjang jalur tersebut. Para pemudik yang datang dari arah Bandung melalui Nagreg tampak memenuhi badan jalan menuju arah Tasikmalaya.
Untuk mengatasi penumpukan volume kendaraan yang terus bertambah, pihak kepolisian segera mengambil langkah diskresi di lapangan. Skema satu arah atau one way mulai diterapkan secara berkala guna menarik arus dan melancarkan aliran lalu lintas yang tersumbat.
"Situasi arus lalu lintas di kawasan jalur mudik Limbangan terpantau mulai padat oleh kendaraan pemudik pada pagi hari ini," dilansir dari detikJabar.
Kendaraan yang mendominasi jalur ini merupakan pemudik yang hendak melintasi rute Limbangan menuju Malangbong hingga kawasan Gentong. Jalur ini memang menjadi urat nadi utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju wilayah Priangan Timur dan Jawa Tengah.
Bagi masyarakat yang berencana melintasi jalur ini, sangat disarankan untuk memeriksa kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat. Pastikan sistem pengereman dan pendingin mesin berfungsi optimal mengingat potensi antrean panjang di medan jalan yang bervariasi.
Memilih waktu keberangkatan yang lebih awal atau di luar jam sibuk dapat menjadi solusi praktis untuk menghindari puncak kepadatan. Pemudik juga diimbau untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi agar dapat menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi di lapangan.
"Pihak kepolisian telah berulang kali memberlakukan sistem satu arah atau one way guna mengurai kepadatan yang terjadi di jalur Limbangan," dilansir dari detikJabar.
Selama pemberlakuan sistem one way, para pengendara diminta untuk tetap bersabar dan mengikuti instruksi dari petugas yang berjaga. Hindari tindakan memotong jalur atau menyalip secara sembarangan demi menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.