KABARNUSANTARA.ID - Depresi telah menjadi isu kesehatan mental serius yang semakin menonjol di tengah dinamika kehidupan modern saat ini. Stres berkepanjangan, beban psikologis, hingga trauma seringkali memberikan tekanan batin yang luar biasa bagi mereka yang mengalaminya.

Kondisi ini diperparah oleh berbagai faktor eksternal, seperti budaya kerja yang menuntut tinggi dan ketidakpastian kondisi ekonomi yang dihadapi banyak orang. Tekanan tersebut secara nyata berdampak pada kualitas hidup individu, termasuk yang dialami oleh Meiliana Budhianto Dian.

Kondisi depresi yang sempat menjerat Meiliana mencapai titik di mana ia merasa sangat kesulitan dalam menjalankan rutinitas dan aktivitas hariannya. Situasi ini mendorongnya untuk mencari mekanisme pertahanan diri yang efektif.

Meiliana Budhianto Dian dikenal sebagai seorang instruktur art therapy yang kini aktif berbagi pengalamannya. Ia menemukan bahwa seni memiliki kekuatan terapeutik yang signifikan saat ia sendiri tengah berjuang melawan episode depresi yang cukup mengganggu kehidupannya.

Dorongan kuat untuk memulihkan kondisi emosionalnya menjadi katalis utama dalam pencariannya akan metode penyembuhan alternatif. Dalam proses pemulihan tersebut, Meiliana kemudian diperkenalkan pada sebuah teknik seni visual yang spesifik.

Teknik yang membawanya menuju pemulihan adalah seni menggambar garis yang dikenal sebagai doodle mandala. Seni ini terbukti menjadi jembatan penting antara gejolak batin dan ketenangan pikiran yang ia dambakan.

"Depresi merupakan masalah kesehatan mental serius di era modern," menggarisbawahi betapa relevannya perjuangan Meiliana dengan isu kontemporer saat ini.

Tekanan hidup yang dialaminya pada saat itu, menurut penuturannya, mendorongnya mencari alternatif untuk memulihkan kondisi emosionalnya. Hal ini kemudian membawanya pada titik balik penting dalam hidupnya.

Ia akhirnya menemukan seni menggambar garis yang disebut doodle mandala sebagai salah satu instrumen vital dalam perjalanannya bangkit dari keterpurukan yang dialaminya.