KABARNUSANTARA.ID - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Sukabumi setelah Nazla Arianti (26) meninggal dunia. Perjuangannya selama lima hari intensif di rumah sakit harus berakhir menyusul cedera parah yang dideritanya.

Nazla Arianti menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis di RSU Hermina Sukabumi. Kondisinya yang kritis sejak awal perawatan tidak dapat tertolong oleh tim medis.

Tragedi ini terjadi pada pertengahan Maret lalu di Desa Cirumput, Kecamatan Cireunghas. Saat itu, sepeda motor yang ditumpangi Nazla bersama suaminya terlibat kecelakaan tragis.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah angkutan kota (angkot) yang melaju dari arah belakang. Angkot itu menabrak motor korban hingga menyebabkan Nazla terlindas.

Suami Nazla, Agung Dwi Putra (27), juga berada di lokasi kejadian saat insiden maut tersebut berlangsung. Kondisi Agung saat itu juga menjadi perhatian serius setelah kecelakaan.

Selama berada di RSU Hermina Sukabumi, kondisi Nazla disebut sangat kritis. Dokter berupaya keras untuk menstabilkan kondisi perempuan muda tersebut.

Salah satu cedera terberat yang dialami korban adalah trauma serius pada bagian paru-paru. Kondisi ini secara langsung berdampak signifikan pada sistem pernapasannya.

"Ia mengalami cedera berat di beberapa bagian tubuh, termasuk trauma serius pada paru-paru yang berdampak pada sistem pernapasannya," ujar salah satu sumber terdekat, mengonfirmasi dampak fatal kecelakaan tersebut.

Kecelakaan di Gandasoli, Cireunghas, Sukabumi ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian berkendara di jalan raya. Pihak berwenang diharapkan meningkatkan pengawasan keselamatan lalu lintas.