KABARNUSANTARA.ID - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Cianjur, yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah pemukiman warga. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Tercatat sebanyak 16 rumah yang tersebar di empat kecamatan berbeda di Kabupaten Cianjur mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Kejadian nahas tersebut berlangsung pada Jumat (20/3) petang saat cuaca buruk menyelimuti wilayah tersebut, dilansir dari laporan BPBD setempat.
Dari belasan rumah yang terdampak, empat unit di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini terjadi lantaran bangunan tersebut tertimpa pohon besar yang tumbang akibat tidak kuat menahan kencangnya embusan angin saat badai berlangsung.
"Hujan dengan intensitas tinggi yang dibarengi angin kencang pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB melanda hampir di seluruh titik wilayah Cianjur," ujar Iwan Karyadi selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.
Sebagai langkah solusi praktis menghadapi cuaca buruk, warga diimbau untuk rutin melakukan pemangkasan dahan pohon yang sudah rimbun di sekitar tempat tinggal. Hal ini sangat krusial untuk meminimalisir risiko pohon tumbang yang dapat menimpa konstruksi bangunan saat angin kencang terjadi.
Selain itu, pengecekan berkala terhadap kekuatan struktur atap rumah juga sangat disarankan bagi setiap pemilik hunian. Memastikan paku seng atau genteng terpasang dengan kuat dapat mencegah material atap terbang terbawa angin yang dapat membahayakan keselamatan penghuni.
Masyarakat juga diminta untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman dan menjauhi pohon besar atau papan reklame saat melihat tanda-tanda badai. Tetap berada di dalam ruangan dengan konstruksi yang kokoh adalah solusi terbaik untuk menghindari cedera akibat material yang beterbangan.
Pihak BPBD Kabupaten Cianjur sendiri terus melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi-lokasi yang terdampak untuk memastikan bantuan tersalurkan. Koordinasi dengan aparat kecamatan dilakukan guna mempercepat proses evakuasi dan pembersihan sisa-sisa pohon yang tumbang.
"Kejadian hujan deras disertai angin kencang tersebut memang terpantau merata di hampir seluruh wilayah Cianjur pada Jumat petang," kata Iwan Karyadi dalam keterangannya terkait situasi terkini di lapangan.