Jakarta – Inovasi pembayaran digital nirsentuh, QRIS Tap, yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) sejak Maret 2025, masih belum dapat dinikmati seluruh pengguna di Indonesia. Hingga kini, fitur berbasis Near Field Communication (NFC) ini baru tersedia eksklusif untuk perangkat Android, meninggalkan pengguna iPhone dalam penantian.
Alasan iPhone Belum Mendukung QRIS Tap: Keterbatasan Akses NFC
Penyebab utama iPhone belum mendukung QRIS Tap bukanlah karena infrastruktur sistem pembayaran Indonesia atau kesiapan fitur tersebut. Menurut Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, kendala terletak pada kebijakan Apple yang membatasi akses fitur NFC pada perangkatnya. Saat ini, NFC di iPhone hanya dibuka untuk ekosistem internal Apple, seperti Apple Pay.
"Pengguna QRIS mohon bersabar untuk iPhone ya, karena saat ini memang Apple itu belum membuka NFC fiturnya. Dia hanya membuka untuk Apple Pay," ujar Filianingsih, dikutip dari Instagram detikFinance. Hal ini berarti aplikasi pihak ketiga, termasuk penyedia layanan QRIS Tap di Indonesia, belum mendapatkan izin penuh untuk mengaktifkan fungsi serupa.
Meskipun demikian, ada sinyal positif terkait kemungkinan dukungan di masa depan. BI mengungkapkan bahwa perwakilan Apple Indonesia dan kantor pusat Apple telah melakukan diskusi dan akan mendalami fitur QRIS Tap, serta melihat kemungkinan untuk membuka akses NFC.
Apa Itu QRIS Tap dan Mengapa Menjadi Tren Pembayaran Digital?
QRIS Tap adalah fitur terbaru dari sistem pembayaran QRIS yang menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi. Berbeda dengan metode pemindaian kode QR konvensional, QRIS Tap memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran hanya dengan menempelkan (tap) ponsel yang mendukung NFC ke mesin pembaca QRIS.
Fitur ini menjadi bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan merupakan terobosan signifikan dalam mendukung program transformasi digital pemerintah, khususnya di sektor transportasi. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menjelaskan bahwa QRIS Tap dirancang untuk menyederhanakan proses pembayaran. "Sistem ini tidak lagi memerlukan pemindaian atau scan barcode QRIS. Cukup tempelkan ponsel, transaksi selesai dalam hitungan detik," terangnya.
Tren popularitas QRIS Tap didorong oleh kebutuhan akan efisiensi dan kenyamanan dalam bertransaksi di era digital yang serba cepat. Kemampuannya untuk memproses pembayaran dalam hitungan detik menjadikan alternatif yang sangat menarik dibandingkan harus membuka aplikasi, memindai kode, dan menunggu konfirmasi.