KABARNUSANTARA.ID - Suasana perayaan Idul Fitri di wilayah Bungbulang, Garut, mendadak diselimuti duka mendalam menyusul penemuan sesosok mayat di aliran sungai setempat. Insiden yang terjadi pada hari raya ini segera menarik perhatian luas dari masyarakat sekitar.
Korban yang ditemukan tak bernyawa tersebut belakangan berhasil diidentifikasi sebagai seorang lansia bernama Halimah, yang diketahui berusia 63 tahun. Penemuan ini menjadi kabar duka yang mengejutkan bagi keluarga dan tetangga di momen penuh sukacita tersebut.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada Sabtu pagi, tepatnya tanggal 21 Maret 2026. Lokasi penemuan yang spesifik berada di aliran Sungai Cipancar, Kampung Cikawung, Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang, Garut.
Warga yang melintas di area tersebut menjadi saksi mata pertama kali melihat keberadaan jasad yang mengambang di permukaan air sungai. Mereka segera menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan membutuhkan penanganan pihak berwenang.
Temuan mengejutkan ini kemudian segera dilaporkan oleh warga yang menemukan kepada pihak kepolisian setempat. Laporan cepat ini memungkinkan petugas untuk segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban.
Plh Kapolsek Bungbulang, Iptu Ana Gumilang, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Pihak kepolisian telah menerima laporan resmi mengenai adanya penemuan mayat di sungai tersebut pada hari itu.
"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi. Posisinya mengambang. Saksi langsung melaporkan temuannya kepada kami," kata Plh Kapolsek Bungbulang Iptu Ana Gumilang kepada detikJabar, Sabtu sore.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi pasti yang menyebabkan nenek Halimah berada di sungai hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Fokus utama adalah mengidentifikasi apakah korban terpeleset atau terdapat faktor lain.
Dugaan awal yang berkembang di masyarakat setempat mengarah pada kemungkinan korban terpeleset saat beraktivitas di dekat sungai, mengingat kondisi geografis area tersebut yang berdekatan dengan aliran air. Namun, hal ini masih menunggu hasil investigasi resmi.