Milan – Kemenangan 2-0 Inter Milan atas Lecce pada Minggu, 22 Februari 2026, tidak hanya memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen Serie A, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi pelatih debutan, Cristian Chivu. Dengan raihan 64 poin dari 26 pertandingan awal, Chivu berhasil melampaui catatan poin pelatih legendaris Inter Milan sebelumnya, menjadikannya debutan dengan perolehan poin terbanyak dalam sejarah klub.
Chivu Cetak Sejarah Poin Debut di Serie A
Performa impresif Inter Milan di bawah asuhan Cristian Chivu terus berlanjut. Kemenangan terbaru atas Lecce di kandang lawan, Via del Mare, dengan skor 2-0 melalui gol Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji, menjadi bukti nyata solidnya tim asuhan Chivu. Hasil ini mengukuhkan Inter Milan di puncak klasemen Serie A dengan total 64 poin dari 26 pertandingan. Keunggulan 10 poin atas AC Milan di posisi kedua memberikan gambaran betapa dominannya performa tim di paruh kedua musim 2025/2026 ini.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi skuad Inter Milan, terutama setelah mereka mengalami hasil yang kurang memuaskan di Liga Champions pada pertengahan pekan. Mentalitas para pemain diharapkan terangkat jelang menghadapi leg kedua Playoff Liga Champions melawan Bodo/Glimt pekan depan. Namun, sorotan utama tertuju pada Cristian Chivu yang mencatatkan rekor pribadi yang luar biasa.
Chivu kini memegang rekor sebagai pelatih debutan Inter Milan dengan poin terbanyak setelah 26 pertandingan. Total 64 poin yang diraihnya berhasil melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Jose Mourinho (60 poin) dan Giovanni Invernizzi (63 poin). Catatan ini menegaskan bahwa Chivu telah berhasil menerapkan filosofi permainannya dengan efektif dan membangun tim yang kompetitif sejak awal masa kepelatihannya.
Performa Tanpa Cela: Inter Milan di Bawah Chivu
Lebih impresif lagi, di bawah kepemimpinan Chivu, Inter Milan berhasil mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di Serie A. Rinciannya adalah 13 kemenangan dan hanya satu kali imbang, yaitu saat ditahan imbang 1-1 oleh Napoli. Performa konsisten ini menjadi fondasi kuat bagi Inter Milan dalam upaya mereka meraih gelar juara Serie A musim ini.
Faktor Kunci Kesuksesan Chivu:
- Struktur Permainan yang Jelas: Chivu berhasil membangun tim dengan identitas permainan yang jelas, baik dalam menyerang maupun bertahan.
- Rotasi Pemain Efektif: Meskipun memainkan beberapa pemain lapis kedua saat melawan Lecce, Inter Milan tetap mampu meraih kemenangan. Ini menunjukkan kedalaman skuad dan kepercayaan Chivu kepada seluruh pemainnya.
- Mentalitas Juara: Rangkaian kemenangan beruntun dan performa stabil menunjukkan bahwa Chivu berhasil menanamkan mentalitas pemenang kepada para pemainnya.