Jakarta – Tradisi mudik Lebaran, sebuah ritual tahunan yang sarat makna bagi jutaan masyarakat Indonesia, menjadi momen istimewa untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan handai taulan di kampung halaman. Di balik kebahagiaan dan semangat menyambut hari raya, perjalanan mudik seringkali menghadirkan berbagai risiko dan kekhawatiran, mulai dari potensi kecelakaan di jalan hingga keamanan rumah yang ditinggalkan. Menyadari pentingnya perlindungan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran, Asuransi Jasindo menghadirkan program asuransi komprehensif yang dirancang khusus untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Inisiatif ini diumumkan dalam acara Buka Puasa Bersama Asuransi Jasindo dengan para jurnalis di Jakarta pada hari Rabu (11/3), sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi, terutama pada saat-saat dengan tingkat mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran. Asuransi Jasindo memahami bahwa perjalanan mudik bukan hanya sekadar perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga melibatkan emosi, harapan, dan investasi yang signifikan. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk memberikan solusi perlindungan yang holistik dan terjangkau, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan tanpa rasa khawatir.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menekankan bahwa periode mudik Lebaran selalu ditandai dengan lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan, sehingga kesiapan dari sisi perlindungan risiko menjadi sangat penting. "Momentum mudik Lebaran selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Melalui Program Asuransi Mudik ini, Asuransi Jasindo ingin memberikan rasa tenang dan aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman, sekaligus memberikan perlindungan terhadap rumah yang ditinggalkan," jelas Brellian dalam keterangannya, yang disampaikan pada hari Kamis (12/3/2026).
Program Asuransi Mudik Jasindo dirancang sebagai produk asuransi kecelakaan diri yang memberikan manfaat utama berupa perlindungan kecelakaan diri hingga Rp 100 juta. Perlindungan ini berlaku selama perjalanan mudik, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, dengan premi yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu. Dengan premi yang relatif kecil, masyarakat dapat memperoleh perlindungan finansial yang signifikan dalam menghadapi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Namun, manfaat Program Asuransi Mudik Jasindo tidak hanya terbatas pada perlindungan kecelakaan diri. Program ini juga dilengkapi dengan sejumlah manfaat tambahan yang sangat relevan dengan kebutuhan para pemudik, seperti perlindungan rumah tinggal, santunan ambulans, serta biaya evakuasi apabila terjadi kecelakaan. Kombinasi manfaat ini menjadikan Program Asuransi Mudik Jasindo sebagai solusi perlindungan yang komprehensif dan terintegrasi, yang mencakup berbagai aspek penting dari perjalanan mudik dan keamanan rumah yang ditinggalkan.
Brellian menjelaskan lebih lanjut bahwa dengan mengaktifkan asuransi tersebut, masyarakat tidak hanya terlindungi dari risiko kecelakaan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak direncanakan, tetapi juga mendapatkan perlindungan lainnya, antara lain:
- Asuransi Kebongkaran Rumah Tinggal: Memberikan ganti rugi hingga Rp 7,5 juta apabila terjadi tindak kejahatan yang menyebabkan kerugian pada harta benda di dalam rumah. Perlindungan ini sangat penting mengingat rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong selama periode mudik menjadi target potensial bagi pelaku kejahatan.
- Asuransi Kebakaran Rumah Tinggal: Memberikan nilai ganti rugi hingga Rp 50 juta apabila terjadi kebakaran yang menyebabkan kerusakan pada rumah tinggal. Kebakaran dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti korsleting listrik, kelalaian, atau bahkan bencana alam.
- Santunan Biaya Evakuasi: Meliputi biaya evakuasi medis ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai hingga biaya pemulangan jenazah, masing-masing maksimal Rp 1,5 juta. Santunan ini sangat penting untuk memastikan bahwa korban kecelakaan mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat, serta membantu meringankan beban keluarga dalam mengurus proses pemulangan jenazah.
- Santunan Ambulans Akibat Kecelakaan: Mencapai Rp 1,5 juta. Santunan ini membantu menutupi biaya transportasi ambulans yang seringkali mahal, terutama dalam situasi darurat.
Melalui program ini, Asuransi Jasindo berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik tanpa khawatir untuk meninggalkan rumah selama periode libur Lebaran. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Asuransi Jasindo untuk menghadirkan produk perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi di Indonesia.
Asuransi Jasindo menyadari bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, perusahaan secara aktif melakukan berbagai upaya edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran asuransi di kalangan masyarakat. Program Asuransi Mudik ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, dengan menyediakan produk perlindungan yang mudah diakses, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.