Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat yang merantau dan berkeinginan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kampung halaman tanpa dibebani biaya transportasi. Hingga Rabu, 4 Maret 2026, kuota program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk tujuan Ranah Minang dilaporkan masih belum terpenuhi sepenuhnya. Ini berarti kesempatan emas masih terbuka lebar bagi para perantau asal Sumbar untuk memanfaatkan fasilitas ini.

Tahun ini, Kemenhub telah menyiapkan sebanyak 25 armada bus yang didedikasikan khusus untuk para perantau asal Sumatera Barat. Rinciannya, sebanyak 15 unit bus dialokasikan untuk melayani arus mudik dari ibukota Jakarta menuju berbagai daerah di Sumatera Barat. Sementara itu, 10 unit bus lainnya telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus balik, yaitu perjalanan dari Sumatera Barat kembali ke Jakarta.

"Pendaftaran masih terus dibuka, yang menandakan bahwa kuota program ini memang masih tersedia. Namun, kami tidak dapat memberikan angka pastinya karena proses pendataan dilakukan secara terpusat oleh Kemenhub," ujar Agus Sumarso, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Anak Air. Pernyataan ini memberikan gambaran bahwa masih ada ruang bagi masyarakat yang belum mendaftar untuk segera memanfaatkan kesempatan ini.

Mekanisme Pendaftaran dan Verifikasi yang Perlu Diketahui

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti program mudik gratis ini, proses pendaftarannya telah dibuka sejak tanggal 1 Maret 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi yang telah disediakan oleh Kemenhub, yaitu nusantara.kemenhub.go.id. Kemudahan akses melalui platform digital ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak calon peserta.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa setelah menyelesaikan registrasi secara online, calon peserta diwajibkan untuk melakukan verifikasi data secara langsung. Verifikasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan keabsahan data dan kelengkapan persyaratan. Lokasi verifikasi telah ditentukan di beberapa titik strategis, meskipun detail mengenai titik-titik tersebut belum sepenuhnya terperinci dalam informasi yang tersedia. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari Kemenhub mengenai lokasi dan jadwal verifikasi yang spesifik.

Jadwal Keberangkatan dan Ketentuan Penurunan Penumpang

Berdasarkan informasi terkini yang berhasil dihimpun, jadwal keberangkatan pemudik tujuan Sumatera Barat direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2026. Titik keberangkatan bus telah ditetapkan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. Setibanya di Sumatera Barat, seluruh penumpang akan diturunkan di lokasi yang telah ditentukan, yaitu di Terminal Tipe A Anak Air, Kota Padang.

Agus Sumarso menekankan sebuah catatan penting bagi seluruh pemudik yang menggunakan layanan ini. "Catatan penting bagi pemudik, bus tidak diperbolehkan menurunkan penumpang di pinggir jalan. Semua penumpang harus turun di terminal tujuan yang telah ditetapkan," tegasnya. Ketentuan ini dibuat untuk memastikan keselamatan dan ketertiban selama proses penurunan penumpang.