Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus berupaya mencari solusi atas isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dialami oleh sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta, khususnya Shell. Kekosongan stok BBM ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat, mendorong Pertamina untuk mengambil langkah proaktif dalam menjalin komunikasi dan mencari solusi pasokan yang berkelanjutan.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai SPBU swasta terkait potensi kerja sama pasokan BBM. Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, Pertamina aktif melakukan pertemuan dan negosiasi dengan badan usaha swasta untuk mencari titik temu dalam penyediaan BBM yang stabil dan terjangkau.
"Komunikasi dengan SPBU swasta terus berjalan. Tim dari Pertamina Patra Niaga secara aktif berkomunikasi dan bernegosiasi dengan berbagai pihak. Kami akan terus mendorong upaya ini agar segera membuahkan hasil," ujar Simon saat ditemui di kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Meskipun demikian, Simon masih enggan mengungkapkan secara detail identitas badan usaha swasta mana saja yang terlibat dalam negosiasi tersebut. Ia juga belum memberikan kepastian mengenai kapan pasokan base fuel untuk SPBU swasta dapat direalisasikan.
"Proses komunikasi masih berlangsung. Kami akan terus mendorong agar solusi terbaik dapat segera ditemukan," imbuhnya.
Simon menegaskan bahwa Pertamina membuka diri untuk menyalurkan berbagai jenis BBM, termasuk solar dan bensin, kepada SPBU swasta yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
"Pertamina siap menyalurkan berbagai jenis BBM, termasuk solar dan bensin, sesuai dengan kebutuhan SPBU swasta," tegas Simon.
Akar Masalah: Evaluasi Impor BBM oleh Kementerian ESDM
Isu kelangkaan stok BBM di SPBU swasta, seperti Shell, berakar dari belum disetujuinya pengajuan impor BBM oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Proses evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian ESDM menjadi kendala utama dalam pemenuhan pasokan BBM bagi SPBU swasta.