Menjelang senja di bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia menanti-nantikan momen istimewa: waktu berbuka puasa. Di setiap daerah, jadwal ini memiliki perbedaan yang disebabkan oleh posisi geografis dan pergerakan matahari. Oleh karena itu, sangatlah krusial bagi setiap Muslim untuk mengetahui secara pasti kapan waktu berbuka puasa di wilayah masing-masing agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan sempurna.

Berdasarkan informasi resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, untuk wilayah Jakarta pada hari Kamis, 5 Maret 2026, waktu berbuka puasa akan tiba tepat pada pukul 18:13 WIB, bertepatan dengan kumandangnya azan Magrib. Selanjutnya, memasuki waktu salat Isya dan dilanjutkan dengan salat Tarawih, azan Isya akan berkumandang pada pukul 19:22 WIB. Informasi ini bersumber dari laman resmi Bimas Islam Kemenag, yang secara berkala menerbitkan jadwal salat harian selama bulan suci Ramadhan untuk berbagai wilayah di Indonesia, termasuk ibu kota Jakarta.

Adab Berbuka Puasa: Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Setelah seharian menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu sejak fajar menyingsing hingga matahari terbenam, waktu berbuka puasa menjadi saat yang paling dinantikan. Momen ini tidak hanya sekadar menghentikan puasa, tetapi juga penuh dengan keberkahan, termasuk sebagai salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa.

Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, terdapat beberapa adab yang dianjurkan untuk dilakukan ketika waktu berbuka puasa tiba. Hal ini sebagaimana dilansir dari laman resmi BAZNAS:

  1. Menyegerakan Berbuka: Sunnah pertama adalah segera membatalkan puasa begitu waktu berbuka tiba. Rasulullah SAW bersabda bahwa umatnya senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Tindakan ini menunjukkan kepatuhan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

    Membaca Basmalah dan Berdoa: Sebelum menyantap hidangan berbuka, sangat dianjurkan untuk memulai dengan membaca "Bismillah" dan dilanjutkan dengan doa berbuka puasa. Terdapat dua bacaan doa yang populer:

    • "Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah" (Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah).
    • "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar-roohimiina" (Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih).

    Berbuka dengan Kurma atau Air: Jika tersedia, disunnahkan untuk berbuka puasa dengan kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada, bisa diganti dengan kurma kering (tamr), atau cukup dengan seteguk air putih.