Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah yang dinantikan oleh seluruh umat Muslim di seluruh dunia. Di dalamnya terdapat kewajiban menunaikan ibadah puasa, yang dimulai sejak terbit fajar (Subuh) hingga terbenamnya matahari (Maghrib). Mengetahui jadwal waktu berbuka puasa menjadi krusial agar ibadah yang dijalankan sesuai dengan syariat Islam.

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, pada hari Selasa, 3 Maret 2026, umat Muslim dapat menyegerakan berbuka puasa tepat pada pukul 18:14 WIB. Momentum azan Maghrib berkumandang menandakan berakhirnya puasa pada hari itu, dan menjadi waktu yang dianjurkan bagi setiap Muslim yang berpuasa untuk membatalkan puasanya. Ibadah puasa yang telah dijalankan sejak pagi, dengan menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu, kini dapat diakhiri dengan penuh rasa syukur.

Menjaga keabsahan puasa adalah prioritas. Oleh karena itu, warga Jakarta dihimbau untuk selalu merujuk pada jadwal imsakiyah resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Jadwal ini tidak hanya memuat waktu berbuka puasa, tetapi juga jadwal salat fardhu lainnya, termasuk salat Maghrib dan Isya, yang penting untuk diketahui agar ibadah semakin teratur.

Informasi jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah ini diterbitkan secara resmi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses jadwal ini melalui laman resmi Bimas Islam Kemenag di https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalshalat. Sangat disarankan untuk menyimpan atau mencetak jadwal tersebut agar dapat dijadikan panduan ibadah harian selama bulan Ramadhan.

Doa Pembuka Puasa: Mengharap Ridha Allah

Saat waktu berbuka tiba, momen ini menjadi sangat istimewa. Selain menyegerakan berbuka, memanjatkan doa adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa versi doa berbuka puasa yang dapat diamalkan, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis:

  1. Doa Berbuka Puasa Riwayat Abu Daud:

    • Arab: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
    • Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
    • Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."

    Doa "Allahumma Laka Shumtu" (Paling Populer):