Momen berbuka puasa di bulan Ramadhan merupakan salah satu puncak kenikmatan spiritual bagi umat Muslim. Bukan hanya sekadar mengakhiri dahaga dan lapar seharian, waktu berbuka puasa juga dikenal sebagai saat yang sangat istimewa dan mustajab untuk memanjatkan doa. Setiap harinya, umat Muslim menanti detik-detik ini dengan penuh syukur.

Perbedaan geografis antar wilayah menyebabkan jadwal waktu berbuka puasa pun bervariasi. Hal ini dikarenakan perbedaan letak geografis dan posisi matahari di setiap daerah. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui jadwal berbuka puasa Ramadhan di daerah masing-masing agar tidak terlewat.

Berdasarkan informasi resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, bagi warga Bandung, waktu berbuka puasa pada hari Selasa, 3 Maret 2026 jatuh pada pukul 18:15 WIB, bertepatan dengan kumandangnya azan Magrib. Selanjutnya, azan Isya akan berkumandang pada pukul 19:20 WIB, menandai masuknya waktu shalat Isya dan dilanjutkan dengan shalat Tarawih. Informasi ini bersumber dari laman resmi Bimas Islam Kemenag (bimasislam.kemenag.go.id), yang secara rutin menerbitkan jadwal salat harian selama bulan Ramadhan untuk berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bandung.

Adab Berbuka Puasa: Meneladani Sunnah Nabi Muhammad SAW

Selain mengetahui jadwal, memahami dan mengamalkan adab-adab berbuka puasa sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW juga memiliki nilai tersendiri. Hal ini sebagaimana dilansir dari laman Baznas, mencakup beberapa poin penting:

  1. Menyegerakan Berbuka: Begitu azan Magrib berkumandang, umat Muslim dianjurkan untuk segera membatalkan puasa, baik dengan minum maupun makan. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa umat manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.

    Membaca Basmalah dan Doa: Sebelum menyantap hidangan berbuka, sangat disunnahkan untuk mengawalinya dengan membaca "Bismillah" (dengan menyebut nama Allah). Dilanjutkan dengan memanjatkan doa berbuka puasa. Terdapat dua bacaan doa yang populer:

    • "Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah." (Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.)
    • "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar-roohimiina." (Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.)

    Berbuka dengan Kurma atau Air: Jika tersedia, sangat dianjurkan untuk berbuka puasa dengan kurma basah (ruthab). Jika tidak ada, kurma kering (tamr) bisa menjadi alternatif. Pilihan lain yang paling sederhana adalah dengan seteguk air putih.