KABARNUSANTARA.ID - Akumulasi sampah mulai terlihat jelas di berbagai area Kota Bandung seiring memasuki hari kedua perayaan Idul Fitri 2026. Kondisi ini merupakan dampak langsung dari kebijakan penundaan pengiriman limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.
Kebijakan libur operasional pengangkutan sampah ini diberlakukan bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Hal tersebut menyebabkan penampungan sementara (TPS) tidak dapat dikosongkan sesuai jadwal rutin.
Salah satu lokasi yang terpantau mengalami dampak signifikan adalah kawasan Jalan Tamansari. Pemantauan dilakukan pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2026, menunjukkan kepadatan limbah yang mengkhawatirkan.
Di TPS Jalan Tamansari, terlihat kantong-kantong plastik dan berbagai jenis limbah rumah tangga menumpuk tinggi. Kondisi ini menunjukkan volume sampah yang melebihi kapasitas penampungan.
Bahkan, tumpukan sampah tersebut tampak sudah mulai meluber keluar dari area TPS. Limbah tersebut terlihat memenuhi sebagian badan jalan di pinggiran kawasan tersebut.
"Tumpukan sampah mulai terlihat di sejumlah titik di Kota Bandung pada hari kedua Lebaran 2026," demikian disampaikan sebagai bagian dari temuan di lapangan, dilansir dari sumber berita terkait.
Lebih lanjut, kondisi ini terjadi setelah operasional pengiriman sampah ke TPA Sarimukti diliburkan pada hari H Idul Fitri. Hal ini menjadi penyebab utama terhambatnya proses pembuangan akhir.
Pantauan spesifik di kawasan Jalan Tamansari, Minggu (22/3/2026), menunjukkan bahwa Tempat Penampungan Sementara (TPS) dipenuhi sampah yang belum sempat terangkut oleh petugas kebersihan.
"Tumpukan kantong plastik dan limbah rumah tangga terlihat menggunung, bahkan sebagian meluber hingga ke pinggir jalan," jelas observasi kondisi di lokasi tersebut.