KABARNUSANTARA.ID - Momen Lebaran identik dengan tradisi pulang kampung, namun realitasnya tidak semua orang dapat melaksanakan ritual tahunan tersebut. Banyak faktor yang memaksa sebagian masyarakat harus bertahan di kota tempat mereka bekerja.
Bagi mereka yang tertahan aktivitas pekerjaan atau pilihan pribadi, kerinduan akan suasana kampung halaman tetap muncul kuat. Rasa kangen tersebut seringkali berpusat pada kehangatan meja makan bersama, obrolan santai di teras rumah, atau riuh tawa anak-anak di halaman.
Untuk menjembatani kerinduan tersebut, Kebun Raya Bogor menghadirkan sebuah inisiatif menarik yang berupaya memindahkan atmosfer kampung halaman ke tengah kota. Program ini diberi tajuk 'Poelang Kampoeng' yang dilaksanakan di area Kebun Raya Bogor.
Program 'Poelang Kampoeng' dirancang bukan sekadar menjadi wahana rekreasi biasa bagi pengunjung saat momen hari raya. Tujuannya adalah memberikan pengalaman mendalam yang mereplikasi suasana Lebaran yang akrab dan familiar.
Semua elemen khas perayaan Idulfitri disajikan secara terkurasi, mulai dari sajian kuliner otentik hingga pertunjukan budaya tradisional. Pengunjung diajak bernostalgia melalui serangkaian kegiatan yang menyerupai potongan memori Lebaran yang telah lama dinanti.
Inisiatif ini berangkat dari pemahaman mendalam mengenai kondisi sebagian masyarakat yang tidak bisa mudik. Hal ini diungkapkan oleh perwakilan manajemen yang menangani operasional kegiatan tersebut.
"Kerinduan itulah yang menjadi titik berangkat program ini," ujar Afandika Akbar Utama, selaku Senior Manager Operasional PT Mitra Natura Raya. Pernyataan tersebut menegaskan fokus utama program adalah mengatasi rasa kehilangan suasana kampung halaman.
Lebih lanjut, Afandika Akbar Utama menekankan bahwa meskipun secara fisik tidak bisa pulang, suasana pulang tetap bisa diciptakan dan dirasakan oleh warga kota. "Tidak semua orang bisa pulang, tapi suasana pulang tetap bisa dihadirkan," kata Afandika Akbar Utama.
Program di Kebun Raya Bogor ini menjadi alternatif solusi bagi masyarakat urban yang merayakan Lebaran di perantauan, menawarkan pelipur lara melalui pengalaman kultural dan kuliner yang kental nuansa kampung.