Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh yang mulai berlaku hari ini, Selasa (18/2/2026). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang melintang di atas jalur operasional Kereta Cepat Whoosh, khususnya di lintas Padalarang-Tegalluar Summarecon. Penyesuaian ini bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kelancaran proses pemindahan kabel SUTT yang krusial.

Pekerjaan pemindahan kabel SUTT ini merupakan proyek vital untuk memastikan operasional jangka panjang dan keamanan Kereta Cepat Whoosh. Kabel SUTT yang melintang di atas jalur kereta berpotensi menimbulkan risiko, terutama terkait dengan keselamatan operasional kereta dan juga keamanan jaringan listrik. Oleh karena itu, pemindahan kabel SUTT menjadi prioritas utama bagi KCIC dan pihak-pihak terkait.

Sebagai konsekuensi dari pekerjaan pemindahan kabel SUTT ini, frekuensi perjalanan Kereta Cepat Whoosh mengalami penyesuaian. Jumlah perjalanan harian berkurang menjadi antara 42 hingga 56 perjalanan, tergantung pada hari dan kondisi operasional. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan ruang yang cukup bagi tim teknis untuk melaksanakan pekerjaan pemindahan kabel SUTT dengan aman dan efisien.

Selain pengurangan frekuensi perjalanan, jadwal keberangkatan kereta juga mengalami perubahan. Jadwal keberangkatan pertama dari Stasiun Halim kini dimulai pada pukul 07.25 WIB, sementara jadwal keberangkatan pertama dari Stasiun Tegalluar Summarecon dimulai pada pukul 07.35 WIB. Perubahan ini perlu diperhatikan oleh para penumpang yang berencana menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal yang ketat.

Untuk jadwal keberangkatan terakhir, Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim akan berangkat pada pukul 20.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan terakhir dari Stasiun Tegalluar Summarecon dijadwalkan pada pukul 20.05 WIB. Penumpang yang berencana menggunakan kereta pada malam hari perlu memperhatikan jadwal ini agar tidak ketinggalan kereta.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa pekerjaan pemindahan kabel SUTT berada tepat di atas jalur operasional Kereta Cepat Whoosh. Mengingat lokasi yang strategis dan potensi risiko yang terlibat, pekerjaan ini harus dilakukan dengan standar keselamatan yang tinggi, prosedur operasional standar (SOP) yang ketat, dan persiapan yang matang. Penyesuaian jadwal perjalanan merupakan langkah yang diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali, tanpa mengorbankan keselamatan penumpang dan pekerja.

"Pekerjaan pemindahan kabel SUTT berada tepat di atas jalur operasional Whoosh dan harus berjalan dengan standar keselamatan yang tinggi serta SOP yang ketat dan persiapan yang matang, sehingga penyesuaian jadwal perjalanan perlu dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali," ujar Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya.

KCIC telah memastikan bahwa tiket dengan jadwal terbaru telah tersedia dan dapat diakses melalui seluruh kanal penjualan resmi KCIC, termasuk aplikasi mobile, website resmi, dan loket di stasiun. KCIC mengimbau seluruh penumpang untuk memeriksa kembali detail jadwal pada tiket sebelum berangkat menuju stasiun. Hal ini penting untuk menghindari kebingungan dan memastikan perjalanan yang lancar.

Eva Chairunisa menambahkan bahwa penyesuaian jadwal ini bersifat sementara. Jadwal normal Kereta Cepat Whoosh akan kembali diberlakukan setelah pekerjaan pemindahan kabel SUTT selesai. KCIC memahami bahwa perubahan jadwal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para penumpang. Oleh karena itu, KCIC menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas perubahan jadwal tersebut. KCIC berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan pemindahan kabel SUTT secepat mungkin dan mengembalikan jadwal operasional Kereta Cepat Whoosh seperti semula.