KABARNUSANTARA.ID - Mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kepolisian, layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling kembali hadir di wilayah Kota Bandung minggu ini. Layanan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang masa berlaku SIM-nya akan segera habis atau telah kedaluwarsa.

Kegiatan mobilisasi pelayanan perpanjangan SIM ini akan berlangsung selama empat hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 16 hingga 19 Maret 2026 mendatang. Jadwal operasional ini memberikan kesempatan bagi para pengendara untuk memenuhi kewajiban legalitas berkendara mereka tepat waktu.

Informasi mengenai lokasi spesifik layanan SIM Keliling sangat krusial untuk diketahui oleh para pemohon perpanjangan. Warga diimbau untuk proaktif mencari tahu titik mana saja yang akan disinggahi oleh unit mobil layanan tersebut setiap harinya.

Untuk dapat memanfaatkan fasilitas perpanjangan SIM Keliling ini, pemohon wajib memenuhi serangkaian persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian. Persyaratan ini mencakup dokumen identitas diri dan berkas pendukung lainnya.

"Warga Bandung dapat memperpanjang SIM melalui layanan SIM Keliling pada 16-19 Maret 2026. Cek lokasi dan syaratnya untuk kemudahan perpanjangan," demikian poin utama yang disampaikan mengenai jadwal operasional layanan ini.

Kemudahan yang ditawarkan oleh SIM Keliling ini sangat membantu mengurangi kepadatan di kantor Satpas induk, sehingga proses perpanjangan menjadi lebih cepat dan efisien. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan mobilitas warga.

Para pemohon disarankan untuk datang lebih awal ke lokasi yang ditentukan, terutama mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan praktis ini. Datang pagi hari dapat mengantisipasi antrean yang mungkin terbentuk.

Penyediaan layanan keliling ini juga menunjukkan komitmen kepolisian daerah dalam mendekatkan pelayanan publik langsung ke tengah-tengah komunitas masyarakat Kota Bandung. Hal ini sangat diapresiasi oleh para pengguna jalan.

Selain memastikan SIM masih berlaku atau akan segera hangus, pemohon juga harus memastikan kondisi kesehatan mereka memenuhi standar yang dipersyaratkan untuk kepemilikan SIM yang sah. Ini adalah bagian dari proses verifikasi menyeluruh.