KABARNUSANTARA.ID - Ketenangan warga di Desa Nusaherang, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, mendadak terusik oleh kehadiran tamu tak diundang. Seekor biawak berukuran besar dilaporkan telah bersarang di area atap salah satu rumah warga setempat.

Keberadaan reptil tersebut telah menciptakan suasana mencekam bagi keluarga penghuni rumah selama beberapa hari terakhir. Mereka hidup dalam ketidakpastian mengenai keselamatan diri dan properti mereka.

Puncak ketegangan terjadi pada Minggu pagi, tanggal 15 Maret 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Sang penghuni rumah, Gifi (43), dikejutkan oleh pergerakan tak biasa dari plafon rumahnya.

Gifi terperanjat mendapati reptil agresif itu tidak lagi bersembunyi di balik plafon, melainkan telah berhasil menyusup masuk ke dalam ruang utama tempat tinggalnya. Situasi ini sontak menimbulkan kekhawatiran besar.

Khawatir akan keselamatan seluruh anggota keluarganya, Gifi segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat untuk meminta bantuan evakuasi. Tindakan ini diambil demi mencegah potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh hewan liar tersebut.

Petugas dari UPT Pemadam Kebakaran Kuningan segera merespons laporan darurat yang diterima dari warga Desa Nusaherang. Mereka bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Kecamatan Nusaherang.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, memberikan keterangan mengenai situasi yang terjadi di kediaman Gifi. Keberadaan hewan berdarah dingin tersebut memang sudah menjadi sumber keresahan.

"Keberadaan hewan berdarah dingin itu memang sudah lama meresahkan penghuni rumah," ujar Andri Arga Kusuma, mengonfirmasi adanya laporan mengenai biawak yang bersarang di atap rumah tersebut.

Proses evakuasi reptil besar itu memerlukan kehati-hatian ekstra dari petugas pemadam kebakaran mengingat sifat agresif hewan tersebut dan lokasinya yang berada di dalam rumah.