KABARNUSANTARA.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja yang siap bersaing di kancah internasional. Salah satu fokus utama saat ini adalah pasar kerja di Jerman yang membutuhkan tenaga profesional terampil.

Program strategis ini melibatkan persiapan intensif bagi para pencari kerja agar memenuhi standar kompetensi bahasa yang ditetapkan oleh negara tujuan. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat.

Pada hari Minggu, 15 Maret 2026, sebuah kegiatan penting dilaksanakan di Kabupaten Majalengka. Sebanyak 350 peserta mengikuti ujian bahasa Jerman pada level A1 secara serentak di lokasi tersebut.

Ujian bahasa Jerman yang diselenggarakan ini tercatat sebagai pelaksanaan ujian luring (luar jaringan) terbesar yang pernah dihelat di satu titik lokasi di seluruh wilayah Jawa Barat. Hal ini menandakan besarnya antusiasme dan persiapan yang dilakukan.

Kegiatan akbar ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Instudia. Kerjasama ini bertujuan memfasilitasi proses sertifikasi bahasa bagi para calon pekerja.

"Kegiatan ini menjadi pelaksanaan ujian bahasa Jerman luring terbesar yang pernah digelar di satu lokasi di Jawa Barat," ungkap salah satu perwakilan penyelenggara, merujuk pada skala ujian yang masif tersebut.

Program yang dijalankan ini secara spesifik dirancang sebagai upaya sistematis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. Target utamanya adalah memastikan para pekerja lokal mampu menembus dan sukses di pasar kerja Jerman.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat memandang pentingnya penguasaan bahasa sebagai gerbang utama menuju kesempatan kerja di Eropa. Persiapan ini mencakup aspek teknis maupun linguistik.

Kesuksesan program ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan Pemprov Jabar dalam memfasilitasi mobilitas tenaga kerja profesional ke luar negeri. Target keseluruhan dari program ini adalah memberangkatkan 4.000 tenaga kerja ke Jerman.