Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero), atau yang lebih dikenal dengan Pelindo, mengambil langkah proaktif dalam mempersiapkan diri menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Perusahaan pelat merah ini memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan di 63 terminal penumpang dan roll-on/roll-off (roro) yang dikelolanya di seluruh Indonesia. Langkah antisipatif ini diambil sebagai wujud komitmen Pelindo dalam mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik bagi jutaan masyarakat Indonesia yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Persiapan Pelindo meliputi optimalisasi layanan kepelabuhanan secara menyeluruh, peningkatan kapasitas operasional terminal, dan penguatan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Koordinasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, kepolisian, TNI, hingga penyedia jasa transportasi laut dan darat. Tujuannya adalah untuk menciptakan sinergi yang solid dan memastikan kelancaran arus penumpang dan barang selama periode krusial ini.

Menurut Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, pihaknya memberikan jaminan penuh bahwa pelayanan penumpang dan operasional terminal akan berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman selama periode angkutan Lebaran. Antisipasi ini didasarkan pada proyeksi peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan, diperkirakan mencapai 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan optimisme masyarakat untuk dapat kembali merayakan Lebaran di kampung halaman setelah beberapa tahun terakhir terhalang oleh berbagai pembatasan akibat pandemi.

"Berkaca pada tahun 2025, Pelindo berhasil melayani sebanyak 2.363.567 penumpang yang memilih moda transportasi laut sebagai sarana untuk mudik Lebaran. Berdasarkan data dan tren yang ada, kami memprediksi pergerakan masyarakat pada mudik Lebaran 2026 akan mengalami kenaikan, mencapai hingga 2,5 juta penumpang," ungkap Ali dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada hari Jumat, 20 Februari 2026. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran Pelindo dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya selama periode Lebaran.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa manajemen Pelindo telah melakukan serangkaian persiapan matang, termasuk penyiapan fasilitas terminal yang memadai, penugasan personel operasional internal yang terlatih, dan peningkatan pengamanan yang melibatkan personel dari TNI/Polri. Selain itu, Pelindo juga memperketat pemeriksaan barang bawaan penumpang untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses embarkasi dan debarkasi. Semua upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh penumpang.

Sebagai bagian dari strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, Pelindo telah menyiapkan Pelabuhan Ciwandan di Banten sebagai alternatif untuk mengurai kepadatan antrean di pelabuhan penyeberangan utama, yaitu Merak-Bakauheni. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kelancaran arus kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera. Selain itu, Pelabuhan Bojonegara, yang terletak di sisi utara Pelabuhan Ciwandan, juga disiapkan sebagai opsi alternatif bilamana Pelabuhan Merak dan Ciwandan mengalami kondisi kepadatan antrean kendaraan yang signifikan. Dengan adanya opsi-opsi alternatif ini, Pelindo berharap dapat meminimalkan potensi gangguan dan memastikan kelancaran arus mudik secara keseluruhan.

Tidak hanya fokus pada peningkatan fasilitas pelabuhan, Pelindo juga aktif berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara. Program ini mengusung tema "Mudik Aman, Berbagi Harapan" dan merupakan wujud komitmen BUMN dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peran BUMN tidak hanya sebagai entitas bisnis yang berfokus pada profitabilitas, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pada tahun 2026 ini, Pelindo menyediakan total lebih dari 7.000 kursi bus mudik dan balik gratis sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu, untuk dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Dengan menyediakan transportasi gratis, Pelindo tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memberikan harapan bagi masyarakat untuk dapat bersilaturahmi dan merayakan kebersamaan di momen yang penuh berkah ini.

"Pendaftaran untuk program mudik gratis Pelindo ini dapat dilakukan secara daring atau online. Kami mengimbau kepada masyarakat yang berminat untuk terus memantau akun media sosial Instagram resmi Pelindo, yaitu @pelindo, untuk mendapatkan informasi terkini mengenai jadwal pendaftaran, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran," jelas Ali. Dengan memanfaatkan platform media sosial, Pelindo berupaya untuk menjangkau masyarakat secara luas dan memberikan informasi yang transparan dan mudah diakses.