KABARNUSANTARA.ID - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melakukan peninjauan langsung terhadap situasi keamanan di objek wisata Pantai Pangandaran pada Minggu (22/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan para pelancong yang tengah menikmati masa liburan di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari dan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Sinergi antarinstansi ini dilakukan guna memantau titik-titik keramaian di sepanjang pesisir pantai secara komprehensif.

Fokus utama peninjauan berada di kawasan Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di sekitar pos 5 yang menjadi pusat keramaian. Di lokasi tersebut, rombongan melihat antusiasme wisatawan yang sangat tinggi dalam melakukan berbagai aktivitas air di tepi pantai.

Namun, Irjen Pol Rudi Setiawan mencermati adanya potensi bahaya yang mengintai para pengunjung di area tersebut. Banyak wisatawan terlihat mengabaikan rambu peringatan dan tetap beraktivitas di titik-titik yang sebenarnya dilarang untuk berenang.

"Saya melihat saat ini masih cukup banyak wisatawan yang tetap berenang di area zona merah, yang meskipun tidak terlalu ke tengah namun tetap berisiko tinggi," ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Melihat kondisi tersebut, Kapolda Jabar memberikan saran strategis kepada Bupati Citra Pitriyami terkait manajemen keselamatan pantai. Ia menekankan perlunya langkah preventif yang lebih nyata agar insiden kecelakaan laut dapat ditekan seminimal mungkin.

Beliau mengimbau agar pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan pemasangan rambu-rambu peringatan di sepanjang bibir pantai. Diperlukan sarana tambahan yang dapat membatasi pergerakan wisatawan secara fisik agar tidak masuk ke area yang berbahaya.

"Kami memohon kepada pihak Bupati agar segera disediakan sarana pembatas aman untuk berenang bagi masyarakat, sehingga tidak hanya sekadar memasang rambu informasi," kata Irjen Pol Rudi Setiawan.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan ekstra bagi para pengunjung yang sering kali kurang waspada terhadap arus laut. Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata unggulan di Jawa Barat ini, dilansir dari pantauan lapangan.