Muara Enim, Sumatera Selatan – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), perusahaan energi terkemuka di Indonesia, baru-baru ini menyelenggarakan acara Panen Raya Pertanian sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 perusahaan. Acara yang berlokasi di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim ini, menjadi momentum penting dalam menunjukkan komitmen PTBA dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui implementasi kalium humat dan hilirisasi batubara.
Acara yang berlangsung meriah pada Senin, 9 Maret 2026, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Direktur Utama PTBA Arsal Ismail, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, jajaran komisaris dan direksi PTBA, serta para petani dan masyarakat setempat. Panen raya ini menjadi simbol keberhasilan program implementasi kalium humat pada lahan seluas 3,5 hektar, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi dan pendapatan para petani.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya mereka yang berada di sekitar wilayah operasional PTBA di Muara Enim. Program ini juga merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan masyarakat sekitar, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan petani setempat.
"Sebelum menggunakan kalium humat, hasil panen padi dari lahan 0,8 hektar adalah sekitar 3,5 ton. Setelah penggunaan kalium humat, kami memperkirakan hasil panen dapat meningkat hingga 1 ton. Peningkatan ini tentu saja akan berdampak signifikan pada pendapatan petani. Ini adalah berkah bagi kita semua," ujar Arsal dengan penuh semangat.
Kalium Humat: Solusi Inovatif untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian
Kalium humat merupakan senyawa organik yang berasal dari proses humifikasi batubara muda (lignit). Senyawa ini memiliki sejumlah manfaat bagi pertanian, di antaranya:
- Meningkatkan kesuburan tanah: Kalium humat membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas menahan air dan unsur hara, serta merangsang pertumbuhan mikroorganisme tanah yang bermanfaat.
- Meningkatkan penyerapan unsur hara: Kalium humat membantu tanaman menyerap unsur hara dari pupuk dan tanah dengan lebih efisien, sehingga mengurangi kehilangan unsur hara dan meningkatkan efektivitas pemupukan.
- Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan stres lingkungan: Kalium humat mengandung senyawa-senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tanaman dan membuatnya lebih tahan terhadap serangan penyakit dan stres lingkungan seperti kekeringan dan kelebihan air.
- Meningkatkan kualitas hasil panen: Penggunaan kalium humat dapat meningkatkan kualitas hasil panen, seperti ukuran, rasa, dan kandungan nutrisi.
Implementasi kalium humat oleh PTBA merupakan langkah inovatif dalam mendukung sektor pertanian. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, PTBA berhasil menciptakan produk yang bermanfaat bagi petani dan lingkungan. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Hilirisasi Batubara: Mendorong Nilai Tambah dan Diversifikasi Ekonomi