Bulan suci Ramadan telah tiba, disambut oleh umat Muslim di Surabaya dengan semangat menjalankan ibadah puasa. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan untuk kelancaran ibadah ini adalah jadwal imsak. Waktu imsak menjadi penanda akhir dari waktu sahur, sebelum fajar menyingsing dan azan Subuh berkumandang. Memahami dan mengikuti jadwal imsak dengan tepat akan membantu umat Muslim untuk menyempurnakan sahur, sebuah amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Mengakhirkan sahur, sebagaimana diajarkan dalam sunnah, memberikan energi tambahan bagi tubuh untuk menjalani puasa seharian. Namun, penting untuk tidak melewati batas waktu imsak, yang berarti sahur harus dihentikan sebelum azan Subuh dikumandangkan. Informasi mengenai jadwal imsak dan Subuh sangat krusial, terutama bagi mereka yang tinggal di Surabaya dan wilayah sekitarnya.
Berdasarkan informasi dari Detik.com, berikut adalah perkiraan jadwal imsak dan Subuh untuk hari Kamis, 5 Maret 2026 di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Jadwal ini dapat menjadi panduan berharga agar sahur dapat diselesaikan sesuai waktu yang dianjurkan, sehingga ibadah puasa dapat dimulai dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan.
Untuk wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto, jadwal imsak dan Subuh pada tanggal tersebut perlu dicermati. Jadwal terperinci akan membantu setiap individu mengatur waktu sahur mereka dengan presisi, memastikan tidak terburu-buru dan dapat menikmati waktu sahur dengan baik.
Bagi umat Muslim yang berada di daerah lain di seluruh Indonesia, informasi mengenai jadwal imsak Ramadan 2026 juga dapat diakses dengan mudah. Anda dapat merujuk ke laman detikHikmah yang menyediakan berbagai jadwal imsakiyah untuk seluruh wilayah Indonesia. Dengan langkah-langkah sederhana, Anda dapat menemukan jadwal yang sesuai dengan lokasi Anda.
Selain jadwal imsak, penting juga untuk mengetahui lafal niat puasa Ramadan. Terdapat dua cara membaca niat puasa: niat harian yang dibaca setiap malam sebelum puasa, dan niat sebulan penuh yang dilafalkan sekali untuk mengawali puasa sebulan penuh.
Niat harian dibaca sebagai berikut: Nawaitu shouma ghodin an adaai fardhi syahri Romadhoona hadzihis-sanati lillahi ta aala. Artinya, "Saya berniat berpuasa pada hari esok untuk menunaikan fardu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Sementara itu, niat sebulan penuh dapat dilafalkan dengan dua versi, mengikuti mazhab Imam Malik atau Imam Syafi’i.
Versi Imam Malik: Nawaitu shauma jami’i shahri Ramadhani hadzihis-sanati taqliidan lil-Imaami Maalik fardhan lillaahi ta’aala. Artinya, "Aku berniat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala."
Versi Imam Syafi’i: Nawaitu shauma shahri Ramadhaana kullihi hadzihis-sanati fardhan lillaahi ta’aala. Artinya, "Aku berniat berpuasa selama sebulan penuh Ramadhan di tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala."
Dengan memahami dan mengintegrasikan jadwal imsakiyah dengan amalan niat puasa, umat Muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dengan lebih baik, penuh makna, dan khusyuk.