Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik bagi masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan sejumlah ruas tol fungsional yang dapat dilintasi secara gratis selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil sebagai solusi strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di berbagai titik jalur mudik, khususnya di Pulau Jawa, dan memberikan alternatif perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi para pemudik.

Kebijakan pembukaan ruas tol fungsional ini bukan merupakan hal baru. Setiap tahunnya, Jasa Marga secara rutin melakukan evaluasi terhadap potensi kepadatan lalu lintas dan menyiapkan solusi yang tepat untuk mengantisipasinya. Pembukaan ruas tol fungsional menjadi salah satu opsi yang paling efektif, terutama untuk mengatasi titik-titik kemacetan yang sudah menjadi langganan setiap musim mudik Lebaran.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, empat ruas tol fungsional telah disiapkan untuk periode mudik Lebaran 2026, yang membentang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Keempat ruas tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan strategis untuk memecah kepadatan di titik-titik krusial dan menawarkan alternatif perjalanan yang lebih cepat. Berikut adalah rincian mengenai ruas tol fungsional yang disiapkan oleh Jasa Marga, beserta jadwal operasional dan ketentuan penggunaannya:

1. Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Segmen Prambanan-Purwomartani: Solusi Jitu Atasi Kemacetan di Simpang Prambanan

Ruas tol Solo-Yogyakarta-NYIA segmen Prambanan-Purwomartani menjadi salah satu fokus utama Jasa Marga dalam upaya mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Simpang Prambanan, yang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah, selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan yang paling parah saat musim mudik Lebaran.

Dengan dibukanya ruas tol fungsional ini, kendaraan dari arah Yogyakarta yang hendak menuju Solo dapat langsung masuk melalui Purwomartani, tanpa harus melewati perpotongan arus di kawasan Prambanan. Skema ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi kepadatan lalu lintas di Simpang Prambanan dan memperlancar distribusi kendaraan dari dan menuju kedua kota tersebut.

Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa pembukaan ruas tol fungsional ini merupakan solusi yang efektif untuk mengatasi kemacetan di Prambanan. "Karena memang namanya fungsional, sehingga misalkan ada masyarakat yang dari Yogya mau menuju Solo itu bisa masuk di Purwomartani. Jadi tidak ada crossing di Prambanan. Kita tahu Prambanan ini kadang-kadang malah membuat crossing jadi macet ya," ujarnya dalam konferensi pers di JMTC Jatiasih, Bekasi, Selasa (10/3/2026).

Ruas tol Solo-Yogyakarta-NYIA segmen Prambanan-Purwomartani akan dibuka secara fungsional selama periode 16-29 Maret 2026, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Jasa Marga juga memberlakukan pembatasan jenis kendaraan yang diizinkan melintas di ruas ini, yaitu hanya kendaraan kecil golongan I nonbus. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di ruas tol fungsional tersebut.

2. Tol Yogyakarta-Bawen Segmen Bawen-Ambarawa: Potong Jalur Padat, Mudik Lebih Cepat