KABARNUSANTARA.ID - Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung ditandai dengan pelaksanaan salat Ied yang berlangsung penuh kekhidmatan di area terbuka Gedung Sate. Lokasi bersejarah ini kembali menjadi titik kumpul utama bagi ribuan warga Muslim untuk menunaikan ibadah penting tersebut.
Suasana religius sangat terasa ketika para jemaah memadati halaman kantor pemerintahan provinsi tersebut. Kekhusyukan tampak terpancar dari wajah setiap jamaah yang khusyuk mengikuti setiap rangkaian salat yang dilaksanakan.
Pelaksanaan ibadah suci ini dipimpin langsung oleh seorang tokoh agama terkemuka di wilayah tersebut. Imam salat Ied kali ini dipercayakan kepada KH Ihsan Kamil, yang memandu jemaah dalam rangkaian salat dan khotbah.
Sebelum dimulainya salat Idulfitri, terdapat sesi sambutan resmi dari pimpinan daerah Jawa Barat. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengambil kesempatan ini untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir.
Dalam pidato singkatnya tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh warga Jawa Barat. Permohonan maaf ini terkait dengan upaya pemerintah provinsi dalam mengelola infrastruktur di wilayah tersebut.
"Saya turut menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jabar jika masih belum bisa maksimal mengelola infrastruktur di wilayah yang dipimpinnya," ujar Gubernur Dedi Mulyadi saat menyampaikan sambutan sebelum salat dimulai.
Momen kekhusyukan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan umat Islam. Ibadah berjalan lancar tanpa hambatan berarti, mencerminkan koordinasi yang baik.
Pelaksanaan salat Idulfitri di Gedung Sate ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol yang berlaku, memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh jamaah yang berpartisipasi.