KABARNUSANTARA.ID - Pemerintah dan operator jalan tol kembali menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode libur Lebaran tahun 2026 mendatang. Salah satu upaya konkret adalah pembukaan jalur fungsional pada ruas tol tertentu.
Secara spesifik, jalur fungsional pada Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 akan dioperasikan sementara waktu. Keputusan ini diambil guna memberikan alternatif lintasan bagi pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Sukabumi.
Ruas tol yang akan dibuka sementara ini mencakup segmen Cibadak hingga Akses Karangtengah. Panjang lintasan yang dapat dilalui oleh pemudik dalam skema fungsional ini diperkirakan mencapai sekitar lima kilometer.
Pembukaan jalur fungsional ini tidak permanen dan telah ditetapkan jadwal operasionalnya. Jalur tersebut dijadwalkan mulai dapat digunakan oleh masyarakat pada hari ini, Sabtu (14/3/2026), dan akan berakhir pada tanggal 29 Maret 2026.
PT Trans Jabar Tol (TJT) bertindak sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bertanggung jawab penuh atas operasional ruas Bocimi tersebut. Mereka memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dibuka untuk umum.
TJT mengonfirmasi bahwa jalur fungsional yang dibuka ini memiliki titik konektivitas yang jelas. Jalur tersebut secara efektif menghubungkan Simpang Susun Cibadak atau yang kerap dikenal sebagai Parungkuda, menuju ke Akses Karangtengah.
Hal ini bertujuan untuk mendistribusikan beban lalu lintas agar tidak terpusat pada jalur utama selama puncak arus mudik dan balik Lebaran. Pembukaan ini merupakan bagian dari manajemen lalu lintas tahunan.
Direktur Utama TJT, Abdul Hakim Supriyadi, menyampaikan harapan besar terkait dampak positif dari kebijakan pembukaan sementara ini. "Pembukaan jalur tersebut diharapkan bisa membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik," kata beliau.
Pernyataan dari Direktur Utama TJT tersebut menegaskan bahwa tujuan utama dari pembukaan jalur fungsional ini adalah mitigasi kemacetan. Hal ini sangat krusial mengingat tingginya angka pergerakan penduduk saat hari raya.