KABARNUSANTARA.ID - Kondisi operasional Bandung Zoo kini tengah memasuki fase krusial setelah penutupan yang berdampak signifikan pada nasib ratusan pekerjanya. Dilansir dari sumber berita nasional, situasi ini memicu kekhawatiran mendalam terkait kesejahteraan para pegawai yang telah lama mengabdi di sana.
Sebagai langkah mitigasi jangka pendek, Pemerintah Kota Bandung akhirnya mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak. Bantuan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga para pekerja di tengah ketidakpastian pengelolaan kebun binatang tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada para penerima manfaat. Sebanyak 122 pekerja tercatat mendapatkan bantuan yang disebut sebagai dana kadeudeuh sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
Setiap pekerja menerima dana sebesar Rp1 juta guna meringankan beban ekonomi yang mereka tanggung selama masa penutupan operasional. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung di area Bandung Zoo pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
"Kami telah melakukan pertemuan silaturahmi dengan para pekerja dan pegawai Kebun Binatang Bandung, mengingat hak-hak mereka memang belum terpenuhi sejak bulan Februari lalu," ujar Muhammad Farhan.
"Sementara itu, proses pencairan dana dari Pemerintah Kota masih menunggu penandatanganan kesepakatan dengan para pegawai, sehingga diperkirakan dana baru bisa cair paling cepat pada April mendatang sesuai dengan janji kami," kata Muhammad Farhan.
Penyaluran dana ini menjadi sangat krusial mengingat para pekerja belum menerima hak finansial mereka selama beberapa bulan terakhir. Hal ini merupakan dampak langsung dari transisi pengelolaan yang hingga kini masih menemui hambatan administratif yang cukup pelik.
Secara analitis, keterlambatan pembayaran gaji sejak Februari 2026 menunjukkan adanya kendala birokrasi yang kompleks antara pihak pengelola dan pemerintah kota. Dana kadeudeuh ini berfungsi sebagai jaring pengaman sosial sementara sebelum solusi permanen berhasil dicapai.
Pemerintah Kota Bandung sendiri masih berupaya menyelesaikan dokumen kesepakatan agar anggaran resmi dapat segera dialokasikan secara sah. Proses administrasi ini menjadi kunci utama bagi keberlanjutan hidup para pegawai dan operasional kebun binatang ke depannya.