Ustad Aep Saepudin Ajak Masyarakat Untuk Sabar Menghadapi Musibah Pandemi Covid 19

  • Whatsapp

Kabarnusantara.Id- Tak dipungkiri ulama merupakan sosok yang menjadi panutan bagi masyarakat, khususnya bagi jamaahnya. Sehingga tutur kata, prilakunya dan titahnya akan diturut oleh jamaahnya. Karenanya ulama memiliki peranan besar dalam menanamkan kesadaran masyarkat akan pentingya mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sebagai ikhtiar untuk mencegah penyebaran, atau untuk mencegah  agar tidak tetpapar Covid 19.

Ustad Aep Saepudin, seorang pendakwah yang senantiasa mengajak jamaahnya untuk selalu bersabar menghadapi cobaan berat berupa pandemi Covid 19 yang telah memporakporandakan sektor kehidupan, khusunya perekonomian dunia.

” Salah satu hikmah puasa yang baru kita laksanakan di bulan Ramadhan kemarin adalah, mengajarkan kita untuk selalu bersabar. Sabar menghadapi godaan yang bisa membatalkan, atau merusak pahala puasa, sabar menunggu saat berbuka puasa, dan tentunya kita juga harus sabar menghadapi cobaan berat Pandemi Covid 19,” katanya, saat menyampaikan khotbah jumat di Mesjid Aljauhari SMKN 1 Garut, Jumat (28/05/2021).

Ditanya soal protokol kesehatan yang harus dikenakan masyarakat pada saat Pandemi Covid 19 ini, Ustad yang juga pengajar di SMKN 1 Garut ini, menyebut, bahwa mematuhi prokes itu merupakan sebuah upaya mencegah agat tidak terjangkit oleh virus mematikan tersebut.

” Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, atau tidak berkerumun, itu semua merupakan ikhtiar kita supaya  tidak sakit yang disebakan oleh virus berbahaya ini. Menjaga kebersihan, ikhtiar, atau usaha, itu perintah agama,” tuturnya, diwawancara usai sholat Jumat.

Ia mengaku, selalu menerapkan Prokes dimanapun berada, Ia juga selalu mengajak jamaah, anak didiknya, dan masyarakat di sekitarnya agar selalu mematuhi Prokes untuk mempercepat terbebasnya negri ini dari wabah Covid 19.

” Mari kita berikhtiar dan berdo’a dengan penuh kesabaran, agar Alloh Subhanahu wataala segera mencabut musibah ini, dan Covid 19 segera berlalu dari negeri kita, aaminn,” pungkasnya.(Asep Sudrajat)