Syarat PTM Ade Kaca Monitoring Kegiatan Vaksinasi Bagi Pelajar SMK di Garut

  • Whatsapp
Ade Kaca Anggota DPRD Saat Menghadiri Pembukaan Vaksinasi di SMKN 2 Garut (Dok: Humas)

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Ade Kaca, SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, monitoring pelaksanaan Kegiatan Vaksinasi Tahap 2, di SMKN 2 Garut Jl.Suherman Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Sekaligus memastikan jika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) siap berlangsung.

”Hari ini saya melihat langsung, dan mengapresiasi pelaksanaan Vaksinasi di SMKN 2 Garut, dan ini adalah pelaksanaan vaksinasi yang kedua. Jadi pada tahap satu SMKN ini telah melaksanakan seluruhnya dan pada tahap dua ini SMKN menargetkan sebanyak 2000 peserta dan ini merupakan pelaksanaan vaksinasi yang sangat banyak diantara SMK yang ada di Garut, ” ujar Ade Kaca SE di sela-sela acara.

Bacaan Lainnya

Bahkan Ade juga menyebut, jika target di Jawa Barat itu sebanyak 37.500 ribu dalam waktu beberapa bulan kedepan, “Hari ini saya mendapatkan informasi dari kepala dinas pendidikan Jawa Barat bahwa hari ini sudah masuk data kurang lebih 517.000 se Jawa Barat baik yang sudah maupun yang sedang melaksanakan vaksin pada saat ini dan mudah mudahan pelaksanaan Vaksin di Kabupaten Garut sampai hari ini tercapai, ” harapnya.

Selain itu Ade menjelaskan jika pemerintah Jawa Barat sangat konsen agar PPKM di level tiga, bisa turun ke level dua dan satu sehingga kita bisa mengakhiri pandemic ini dengan sukses tanpa banyak korban di Jawa Barat.

Sementara Kepala SMKN 2 Garut, H Dadang Johar Arifin menyampaikan rasa syukur untuk pelaksanaan Vaksinasi di SMKN 2, karena kami jemput bola, bekerjasama dengan Polres Garut. Kita telah mendapatkan dosis vaksin cukup banyak. untuk tahap kedua, karena kita tahap satu telah dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2021 lalu. Vaksin pertama sudah 100 persen dan untuk vaksin kedua kami ketersediaan vaksin pada hari ini mencapai 2000 dosis.

”Alhamdulillah hari ini anak anak sudah sadar dan membutuhkan sekali akan pentingnya vaksinasi, agar secepatnya kita bisa melakukan Pelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, ”harapnya.

Dadang juga menambahkan apabila nanti ketersediaan tidak memenuhi atau cukup 2000 vaksin, karena jumlah siswa disini mencapai 2580 siswa, maka nanti akan diadakan vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan pada dua minggu kemudian, ” pungkasnya.