Manajemen Diklat Sepakbola Garut Amanatkan Siswanya Agar Patuh Pada Prokes.

  • Whatsapp

Kabarnusantara.Id- Mewakili manajemen Diklat Sepakbola Garut (DSG), Sutiono Lamso,  mantan Pemain Persib Tahun 90 an,  mengamanatkan kepada siswa DSG agar taat dan patuh pada anjuran atau himbauan Pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan (Prokes), diantaranya selalu memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan terutama saat tidak berlatih.

Sutiono menyampaikan hal tersebut saat melaksanakan tes ketahanan tubuh dan kecepatan kepada anak asuhnya sepekan pasca lebaran iedul fitri, yang dilaksanakan di Lapang
Merdeka Kherkop, Jl.Merdeka. Tes dan latihan yang dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan pada Jumat (21/05/2021).

Sutiono menegaskan, para siswa diwajibkan memakai masker sejak dari rumah hingga berada di lapangan, kecuali saat tes atau katihan berlangsung, akan tetapi jarak antar siswa tetap dijaga.

“Sebetulnya dua tiga hari ini ada beberapa tes yang harus
dilakukan, tapi karena anak-anak baru libur panjang, maka kami hanya melakukan dua jenis tes saja, yakni ketahanan dan kecepatan saja,” ujar Direktur Tekhnik DSG tersebut.

Sutiono mengatakan, tes yang dilakukan ini sebagai dasar evaluasi bagi setiap pemain untuk mengukur kemampuan mereka dalam bermain sepakbola. “Intinya latihan dan yang kita lakukan ini adalah untuk mempersiapkan pemain bola yang handal, tangguh, memiliki tekhnik dan kecepatan tinggi dalam bermain bola, yang pada gilirannya mereka otomatis akan memiliki imun tubuh yang kuat dan tidak mudah terserang penyakit, termasuk tahan dari Covid 19,” ujarnya.

Sutiono menyebutkan, sejauh ini siswanya tidak ada yang terindikasi terpapar Covid 19, sebab saat puasa Ramadhan lalu, mereka tetap menjalani latihan pada sore hari. Bahkan, Sutiono juga menyarankan kepada anak asuhnya jangan memaksakan diri ikut latihan jika kondisi badan tidak sehat. “Hal ini penting untuk mengaja atau mengantisifasi penularan terhadap yang lainnya,” pungkasnya. (Asep Sudrajat).