WWW.KABARNUSANTARA.ID

Satu Informasi Untuk Nusantara

Mahasiswa Diamanatkan Untuk Tidak Tinggalkan Pancasila

2 min read

GARUT, KABARNUSANTARA.ID- Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila Muhammad Sabri menganamanatkan kepada mahasiswa untuk tidak meninggalkan ideologi Pancasila sebagai warisan para pendiri bangsa.

Dalam seminar yang diikuti mahasiswa, ormas dan kader PDIP itu, Sabri mengatakan,  Pancasila sebagai dasar negara ini betul-betul bisa dipertahankan sebagai warisan bangsa.

“Pancasila sebagai dasar negara dan khususnya bung Karno yang bulan ini dirayakan pemikiran beliau adalah ideologi-ideologi seluruh bangsa Indonesia.” saat ditemui usai menghadiri acara Seminar Kebangsaan “Semangat Api Pemikiran dan Perjuangan Bung Karno” di Hotel Agusta, Senin 27 Juni 2022.

Menurutnya, setiap warga negara merasa berkepentingan untuk memahami apa sebenarnya yang menjadi inti tradisi yakni Pancasila.

“Yang kedua Pancasila juga sudah menjadi legacy warisan dari para pendiri bangsa yang menjadi pemersatu bangsa,” katanya.

Sehingga apapun yang menjadi problematis hari ini, atau program politik, ekonomi,  sosial dan sebagainya ketika itu mengancam perpecahan.

Maka menurutnya bangsa Indonesia harus kembali kepada Pancasila yang memiliki ideologi dasar negara yang juga ideologi yang mempersatukan seluruh keunikan ini.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yuda Puja Turnawan menyambut baik  hadirnya Direktur BPIP di Garut.

“Barusan paparan tentang Pancasila, tentu ini bagian dari usaha kami internalisasi nilai-nilai Pancasila kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun ormas,” katanya.

Di internal PDI Perjuangan sendiri katanya, ini adalah bagian penghayatan dan pengamalan itu lebih baik lagi.

“Apalagi kan hasil survei DPS ya 79 persen masyarakat Indonesia ingin mempertahankan Pancasila,” katanya.

Yuda mengatakan, Pancasila adalah sebagai jawaban untuk segala permasalahan, masalah radikalisme kemudian konflik antar umat beragama dan yang lainnya.

“Tentu makanya menjadi penting upaya-upaya ini seperti lewat seminar seperti ini,” katanya.

Lanjutnya, sudah terlalu lama Pancasila dihapus dari kurikulum Alhamdulillah di 2022 ini tadi disebutkan oleh para nara sumber bahwa pendidikan moral Pancasila dikembalikan kepada kurikulum sistem pendidikan nasional. Sehingga harapan kita generasi muda mendatang tidak kehilangan kebijakan mengenal ideologi bangsa dan negara ini. (Jay)

Tinggalkan Balasan