Bupati Garut Katakan Semua Santri Ponpes Darul Arqom Muhammadiyah  Sudah Sembuh

  • Whatsapp

KABARNUSANTARA.ID- Bupati Garut Rudy Gunawan sebut penanganan puluhan santri Darul Arqam Muhammadiyah Garut yang terpapar Covid-19 sepenuhnya terkendali, dan seluruh santri yang diisoter sudah sembuh.

“Terkendali kok, sembuh mereka sembuh, senin ini mereka semua pulang,” ujarnya saat diwawancarai wartawan di Pameungkang,  Pendopo, Jumat (27/8/2021).

Rudy menjelaskan, dirinya sempat khawatir dengan adanya penularan Covid-19 di lingkungan pesantren, karena baru saja Kabupaten Garut memasuki PPKM level dua.

“Duh baru saja kita turun, kasus baru muncul di pesantren, tapi alhamdulillah semua terkendali, mereka langsung masuk ke Isoter dan sembuh, semua sembuh,” ungkapnya.

Melalui rilis yang diterima  bahwa Kondisi Pondok Pesantren Darul Arqam sampai klarifikasi ini disampaikan dalam keadaan kondusif dengan tetap menjalankan prokes Covid-19.

Kondisi santri saat ini secara keseluruhan dalam keadaan sehat walafiat. Adapun santri putra 9 orang yang diisolasi di pondok setelah melaksanakan masa isolasi dan karantina mulai tanggal 8 Agustus sudah dapat beraktivitas seperti biasa.

Kondisi santri 53 orang yang diisolasi secara terpusat gelombang 1 tanggal 18 Agustus 2021 dan 11 orang santri gelombang kedua tanggal 20 Agustus 2021 ke Rusanawa Gandasari terpantau dalam keadaan sehat dan dalam penanganan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan diperkirakan setelah menghabiskan masa isolasi selama 10-14 hari dipastikan tanggal 28 Agustus 2021 atau 1 September 2021 sudah dapat ke pondok dan beraktivitas seperti biasanya.

Pantauan di sekitar Ponpes yang berada di Jalan Ciledug itu, terlihat pengetatan Prokes baik untuk penghuni Ponpes, maupun tamu yang datang, pihak keamanan Ponpes tidak mengijinkan masuk bagi yang tidak bermasker. Untuk tamu yang datang, pihak keamanan sangat selektif, hanya yang urgen yang diijinkan masuk dan harus diukur suhu tubuh. (Asep Sudrajat)