BST Dicairkan Oknum Perangkat Desa Kadinsos Merasa Ada Yang Janggal

  • Whatsapp
Ilustrasi uang (Dok. Kredivo)

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Adanya dugaan pencairan dana BST oleh oknum perangkat Desa Wangunjaya, BPD dan Karangtaruna untuk BST Tahun 2020, langsung direspon oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Ade Hendarsah melalui pesan instan Whatsapp kepada redaksi kabarnusantara.id, ia menyebut jika KPM di tiap tahap itu berbeda-beda terutama ditahap-tahap akhir.

“Artinya ada KPM yang menerima BST ditahap-tahap awal, tapi ditahap-tahap akhir yang bersangkutan tidak menerima lagi, begitupun ada KPM yang menerimanya ditahap-tahap akhir,” papar Ade Selasa (07/09/21) sore.

Bacaan Lainnya

Selain itu Ade juga menyebut jika penentuan KPM BST menjadi otoritas sepenuhnya pihak KEMENSOS melalui PUSDATIN.

“Penyerahan atau pendistribusiannya langsung oleh PT. POS diserahkan kepada KPM sesuai BnBa dengan membuktikan Kartu Identitas, surat undangan dan difoto oleh petugas POS, sehingga BST tidak dapat diambil oleh orang lain selain KPM yang bersangkutan,” jelas Ade.

Bahkan Ade merasa janggal jika ada oknum yang bisa mengambil BST orang lain, apalagi hingga berkali-kali.

“Kecuali ada konspirasi dengan oknum petugas POS, tapi gak mungkin juga kalau ada konspirasi dengan petugas POS,” pungkasnya.

Pos terkait