Antisipasi Outbreak Corona Pemkab Garut Siapkan 100 Bed

  • Whatsapp



Kabarnusantara.Id – Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan,  Pemkab Garut melakukan antisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan menyediakan 100 unit bed (tempat tidur) untuk isolasi di rusun (rumah susun) pasca libur lebaran.

Hal ini disampaikan Bupati pada saat  video conference (vidcon) bersama para camat dan kepala Puskesmas di seluruh Kabupaten Garut yang digelar secara virtual di Aula Dinas Kesehatan Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (18/5/2021).

Rudy menerangkan, pihaknya akan mewaspadai lonjakan kasus Corona pada minggu-minggu ke depan. Ia juga memaparkan, Pemerintah Kabupaten Garut telah mempersiapkan antisipasi khususnya di 4 daerah yang saat ini termasuk zona merah.

“Tentu ini merupakan bagian penting bagaimana kita mengantisipasi supaya dalam satu minggu ke depan kita agak tenang, sebab 1 minggu dan 2 minggu kita agak repot nih, kita belum bisa memprediksi karena tidak hari ini, mungkin sampai 14 hari ke depan ini masih deg-degan. Kami sudah mempersiapkan untuk daerah yang 4 zona merah,” terangnya.

Selain itu, Rudy Gunawan mengungkapkan, di Rumah Sakit Medina  saat ini sudah ada 2 ventilator, ia menyebutkan akan menambah 2 ventilator lagi guna kebutuhan pasien Covid-19. “Kami punya 2 ventilator yang sudah ada sekarang, dan saya akan tambah lagi ada 2 ventilator, jadi 4 ventilator untuk kepentingan – kepentingan Covid-19, dan hari ini kami sudah mendaftarkan ke Kementrian Kesehatran untuk mendapatkan 6 digit kode, sebagai bentuk fasilitas kesehatan, yang jadi rumah sakit rujukan Covid-19,” ujarnya.

Rudy menyebutkan Rumah Sakit Medina bisa digunakan sebagai alternatif jika RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr. Slamet penuh oleh pasien Covid-19.

“Nah tentu kami misalnya nanti kalau terjadi dengan hal-hal yang berhubungan dengan itu, yang di daerah utara bilamana RSUD dr. Slamet atau yang lainnya penuh, bisa menjadi alternatif di Rumah Sakit Medina,” tandas Rudy. (Asep Sudrajat).